Atasi Karhutla, Polsek Kemuning Gelar Patroli Terpadu

Administrator - Senin,09 Maret 2020 - 12:40:46 wib
Atasi Karhutla, Polsek Kemuning Gelar Patroli Terpadu
Patroli terpadu, tampak petugas sedang berbincang-bincang dengan masyarakat.Foto : R24

RADARRIAUNET.COM: Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan Kepolisian Sektor (Polsek) Kemuning melaksanakan giat patroli terpadu bersama sejumlah unsur sebagai upaya pencegahan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kapolsek Kemuning, Kompol Benhardi SH, menuturkan, giat patroli terpadu pada sejumlah titik rawan kebakaran hutan dan lahan difokuskan di kawasan Kecamatan Kemuning. Selain melibatkan unsur polri, juga turut mengikutsertakan unsur TNI, Masyarakat Peduli Api (MPA), Kepala Desa, Kepala Dusun hingga Ketua RW dan RT.

Menurut Kapolsek, pada giat patroli terpadu, Polsek Kemuning membagi tim patroli menjadi 2 tim. Masing-masing tim terdiri dari 9 personel dan 2 perwira.

Dalam giat tersebut, Benhardi mengungkapkan, tim patroli melakukan diskusi dan membangun komunikasi dengan masyarakat setempat terkait faktor penyebab terjadinya kebakaran di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan itu.

"Musim ini sulit diprediksi. Yang jadi pertanyaan apa yang menyebabkan kebakaran di daerah tersebut, seperti di Dusun Pendowo Km 83, 90 Bukit 30," tutur Benhardi, Kamis (5/3/2020).

Setelah berdiskusi dan mendapat mengetahui penyebab kebakaran hutan dan lahan di wilayah patroli, petugas akan menindaklanjuti informasi tersebut melalui penyusunan rencana aksi yang dilakukan dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

"Patroli terpadu ini sebenarnya merupakan bagian dari rencana aksi untuk mencegah masyarakat membuka dan membersihkan lahan dengan cara dibakar," jelas Benhardi.

Dari hasil giat patroli terpadu, Benhardi mengatakan, di beberapa titik rawan kebakaran hutan dan lahan masih terdapat banyak semak belukar yang tidak masuk dalam pemetaan Kepala Dusun. Usai melaksanakan giat patroli terpadu, Polsek Kemuning bersama unsur lainnya bersepakat untuk melakukan pemetaan wilayah rawan kebakaran di masing-masing dusun di Kecamatan Kemuning.

"Untuk lahan semak belukar dan yang belum digarap oleh masyarakat, kadus akan mencari informasi siapa pemiliknya dan kemudian kita akan door to door ke pemilik lahan. Intinya, kita pencegahan," kata Benhardi.

Disamping itu, tim patroli terpadu juga akan melakukan sosialisasi melalui pemasangan spanduk yang berisikan larangan untuk membuang puntung rokok sembarangan.

"Tadi informasi dari masyarakat bahwa ada yang membuang puntung rokok sembarangan. Api itu bisa saja berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan," ungkap Benhardi.

Saat melaksanakan giat patroli terpadu dari rumah ke rumah, tim patroli menyampaikan maklumat Kapolda Riau kepada masyarakat.

"Kita mengimbau seluruh masyarakat Kemuning jangan coba-coba membersihkan atau membuka lahan dengan membakar," ujar Benhardi menegaskan.

 

RR/DR/FN