Carilah Hikmat Tuhan

Administrator - Senin,27 Juli 2020 - 06:12:09 wib
Carilah Hikmat Tuhan
Ilustrasi. khotbahkristen.id

RADARRIAUNET.COM: “Hai anakku, jikalau engkau menerima perkataanku dan menyimpan perintahku di dalam hatimu.” (Amsal 2:1).

Selama beberapa dekade, para peneliti dan pemerintah Kolombia telah berusaha mencari San Jose, kapal Spanyol yang tenggelam lebih dari 300 tahun lalu. Kapal tersebut membawa harta karun berupa emas dan perak yang bernilai US$ 17 miliar lebih atau setara dengan Rp 241 triliun.

Setelah menemui beberapa kendala, San Jose akhirnya ditemukan pada 2015, hanya saja rincian terbaru penemuan harta karun ini baru dirilis pada Senin, 23 Mei 2018 oleh Woods Hole Oceanographic Institution (WHOI).

Penemuan ini dirilis setelah mendapat persetujuan pemerintah Kolombia dan semua yang terlibat dalam pencarian harta karun San Jose.

Untuk memburu San Jose saat itu, peneliti menggunakan kendaraan bawah laut tanpa awak bernama Remus 6000 milik Dalio Foundation.

Remus juga digunakan untuk membantu menemukan reruntuhan pesawat Air France 447 pada 2011.

Alkitab berbicara tentang sejenis harta yang jauh lebih berharga daripada emas, perak, atau permata (Amsal 3:14-15). Harta itu adalah hikmat, yang jauh lebih berharga daripada pengetahuan. Hikmat adalah kemampuan untuk menerapkan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam Amsal 2, Salomo, yang meminta hikmat dan hati yang penuh pengertian kepada Allah, memberitahu kita agar mencari hikmat dengan ketekunan dan kerja keras seperti ketika kita akan mencari harta yang terpendam (ay.4). Kita harus berseru meminta pengertian dan kepandaian (ay.3), menyendengkan telinga pada hikmat (ayat 2).

Mengapa mendengar, membuka telinga, menerima dan memegang perkataan atau perintahNya menjadi sangat penting untuk mendapat hikmat TUHAN? Sebab setiap perkataanNya adalah benar, berkuasa, dan menguduskan kita (bnd.Yoh.17:17). Apakah kita menghargai hikmat? Apakah kita tekun mencarinya seperti ketika kita mencari emas? Jika ya, kita akan mendapatkan harta yang paling berharga dalam kehidupan, yakni pengetahuan akan Allah.

 

ThAS/http://www.gkpi.or.id

Nyanyian: PKJ 283:1-2




Berita Terkait