Mengejutkan, Sebagian Penderita HIV/AIDS di Dumai Merupakan Ibu Rumah Tangga

Administrator - Sabtu,24 September 2016 - 12:27:04 wib
Mengejutkan, Sebagian Penderita HIV/AIDS di Dumai Merupakan Ibu Rumah Tangga
HIV/AIDS. gor

RADARRIAUNET.COM - Sejak 2006 hingga Juli 2016 total jumlah penderita HIV/AIDS di Dumai, Riau, tercatat 323 orang. Sebanyak 153 penderita diantaranya telah meninggal dunia.

Yang sangat mengejutkan, ternyata sebagian penderita HIV/AIDS di Dumai merupakan ibu rumah tangga.  "Jumlah ibu rumah tangga yang menderita HIV/AIDS menempati peringkat ketiga, setelah wiraswasta dan pekerja seks komersial (PSK)," kata Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Diskes) Dumai, Romauli, kepada awak media, Rabu (21/9/2016) di ruang kerjanya.

Banyaknya ibu rumah tangga yang terinfeksi virus HIV/AIDS ini, kata Roamuli, tentu saja sangat mengkhawatirkan. Apalagi bila penderitanya ibu hamil, karena bisa menular kepada bayi yang sedang dikandungnya. Karena itu, lanjutnya, setiap ibu hamil di Dumai wajib di-screening. Screening ini tidak dipungut biaya. Obat yang diberikan kepada ibu hamil juga gratis.

Screening bisa dilakukan di 12 klinik VCT (Voluntary Counseling Test) yang ada di Dumai, yakni di Puskesmas Dumai Kota, Dumai Barat, Purnama, Jaya Mukti, Bumi Ayu, Bukit Timah, Sungai Sembilan, Bukit Kapur, Medang Kampai, Kayu Kapur, RSUD Kota Dumai dan KKP Kota Dumai.

"Untuk mencegah tertular HIV, setiap pasangan perlu ABCDE, yakni: Anda jauhi seks bebas, Bersikap saling setia, Cegah dengan kondom, Dihindari penggunaan narkoba suntik dan Edukasi pasangan dan saudara dan teman disekitar kita," ulasnya.

Belakangan ini tidak menutup kemungkinan anak di bawah umur bisa terserang HIV/AIDS. Menurut data Diskes Kota Dumai, usia penderita HIV/AIDS terbanyak yaitu 25-29 tahun (79 orang), 30-34 tahun (72 orang), 45-49 tahun (57 orang), 35-39 tahun (53 orang), 20-24 tahun (38 orang), 40-44 tahun (33 orang), lebih dari 50 tahun (11 orang), 0-4 tahun (11 orang), 15-19 tahun (4 orang), 10-14 tahun (3 orang) dan 5-9 tahun (2 orang).

"Untuk itu dibutuhkan peran seluruh pihak dalam menekan pertambahan penderita HIV/AIDS di Kota Dumai ini. Masih banyak penderita HIV/AIDS yang belum terdata, karena keterbatasan petugas di lapangan. Apalagi saat ini Dumai masuk tingkat epidemi terkonsentrasi untuk kasus HIV/AIDS," pungkasnya.


gor/fn/radarriaunet.com