Bupati dan Ketua DPRD Pelalawan Bantah Keras Gaji Honorer Kembali Dipotong

Administrator - Jumat,05 Agustus 2016 - 13:30:18 wib
Bupati dan Ketua DPRD Pelalawan Bantah Keras Gaji Honorer Kembali Dipotong
Bupati dan Ketua DPRD Pelalawan Bantah Keras Gaji Honorer Kembali Dipotong. hal

RADARRIAUNET.COM - Adanya isu yang beredar di tengah-tengah masyarakat terutama para tenaga honorer di lingkungan Pemkab Pelalawan terkait akan diturunkannya kembali gaji honor sangat meresahkan. Isu itu mengatakan gaji honorer akan dipangkas menjadi Rp1,1 juta dari saat ini yang berkisar Rp1,44 juta.

Sementara sebelumnya gaji mereka adalah Rp1,8 juta, dan selanjutnya pada tahun depan akan kembali dipotong menjadi Rp800 ribu.

Terkait hal ini‎, Bupati Pelalawan HM. Harris ‎secara terang-terangan membantah isu terkait adanya pemotongan kembali gaji honorer tersebut. Menurutnya, setiap informasi yang beredar jangan langsung dipercaya begitu saja tapi harus di-cross cek dahulu.

"Setelah adanya kebijakan Pemkab beberapa waktu lalu terkait kurangnya anggaran DBH berkisar Rp262 miliar, karena hal tersebut makanya sejumlah kebijakan kita buat. Memang tenaga honorer tidak dikurang namun gajinya ‎dikurangi sebagaimana mestinya guna menutupi kekurangan anggaran. Karena hampir Rp180 milliar yang harus dikeluarkan untuk gaji tenaga honorer yang berjumlah hampir 6 ribuan," terang Bupati Pelalawan, HM Harris, saat memberikan sambutan pada acara Halal bi Halal Barisan Rakyat Membangun Pelalawan (BRMP) yang berlangsung di Balai Seminai Pangkalan Kerinci Komplek Kantor Bupati Pelalawan, Senin (1/7/2016).

Harris menjelaskan, bahwa ‎kondisi ekonomi yang berimbas hingga pengurangan DBH di daerah dikarenakan jatuhnya harga minyak dunia ini dirasakan secara global di seluruh dunia.

"Tentunya jika kondisi ekonomi membaik ke depannya dan harga minyak mentah kembali stabil tentu kebijakan-kebijakan akan kembali berubah. Saya harapkan, jangan isu ini malah menjadikan para honor malah menjadi tidak bersemangat. Yang jelas, belum ada kebijakan Pemkab Pelalawan untuk kembali melakukan pemotongan gaji tenaga honor," tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Pelalawan ‎Nasarudin,SH.MH pada acara yang sama. Disampaikan Ketua DPRD Pelalawan agar para tenaga honor bekerja seperti biasa dan tidak terpengaruh dengan isu-isu yang dihembuskan oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab.


hal/fn/radarriaunet.com