Strategi Pemkab Inhil Antisipasi Virus Corona

Administrator - Jumat,31 Januari 2020 - 15:03:20 wib
Strategi Pemkab Inhil Antisipasi Virus Corona
Bupati Kabupaten Inhil HM Wardan Memberikan Pengarahan. Foto: Humas

RADARRIAUNET.COM: Untuk mengantisipasi adanya virus Corona, Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Indragiri Hilir (Inhil), menggelar rapat bersama instansi terkait, di Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil.
Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Zainal Arifin, rapat tersebut dilaksanakan untuk melakukan berbagai persiapan yang berhubungan dengan virus corona.

Kepada masyarakat, Zainal Arifin meminta untuk tidak panik dan tetap waspada terutama bila mengalami gejala demam, disertai batuk dan kesulitan bernafas. "Jika merasa demam, segera mencari pertolongan ke RS terdekat," ujar Kadiskes saat memimpin rapat koordinasi kemarin.

Ia juga mengajak kepada masyarakat untuk melakukan kebersihan tangan rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata, dan setelah memegang instalasi publik serta mencuci tangan dengan air dan sabun cair serta bilas setidaknya 20 detik.

"Cuci dengan air dan keringkan dengan handuk, menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk, gunakan masker ketika mengalami masalah pernafasan, dan berobat ke Fasilitas Layanan Kesehatan," ujarnya, dilansir monitorriau.com.

Selain itu, Kadis juga menghimbau jika merasa kesehatan tidak nyaman terutama demam atau batuk, gunakan masker dan segera mengunjungi layanan kesehatan.

"Setelah kembali dari daerah Outbreak segera konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan beritahu Dokter riwayat perjalanan serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit," pesan Zainal Arifin.

Sementara itu, diketahui kapal-kapal yang masuk ke Inhil dari empat negara akan diperiksa ketat. Karena perairan Inhil menjadi perairan yang sering dilintasi kapal-kapal asing dari Negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Vietnam hingga Thailand.

Seperti yang disampaikan Kepala Seksi Pengendalian Resiko Lingkungan KLW-Kesehatan Lintas Wilayah Kantor kesehatan Pelabuhan Kelas III Tembilahan, M Hidayat Syah bahwa untuk kapal yang langsung masuk dari luar negeri biasanya berlabuh di Pelabuhan Kuala Enok, Pelabuhan Rengat dan Pelabuhan Sungai Guntung.

"Mereka sudah dibekali dengan alat yaitu namanya termometer scanner. Pelabuhan-pelabuhan itu disinggahi kapal-kapal dari Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Thailand," jelasnya.

Ia menuturkan, keempat negara itu sudah mengkonfirmasi bahwa mereka terdeteksi virus corona, maka bagi kapal yang datang dari empat negara tersebut dikatakannya akan dilakukan pemeriksaan ketat terhadap crew kapal.

"Awalnya kami melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan apabila terindikasi diatas 98 derajat Celcius maka yang bersangkutan akan kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kapal tidak boleh melakukan aktivitas bongkar muat dan harus berlabuh di kolam bandar yang ditentukan oleh KSOP,' terangnya lagi.

Disisi lain, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bekerja sama dengan instansi terkait lainnya mempersiapkan antisipasi suspect virus corona  yang merebak di China itu sampai masuk ke daerah Inhil.

Terkait antisipasi itu sendiri, Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil menggelar rapat koordinasi bersama lintas intansi terkait untuk melakukan berbagai persiapan masing-masing dalam kemungkinan terburuk ada ditemukan virus .

"Terkait Virus ini masyarakat kabupaten inhil jangan panik dan tetap waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas, segera mencari pertolongan ke Rumah Sakit terdekat," Kata Kepala Dinas Kesehatan H. Zainal Arifin SKM, M. Kes saat memimpin rapat koordinasi, Senin (27/01/2020).

Selain itu juga Kadiskes mengajak kepada masyarakat untuk melakukan kebersihan tangan rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata, serta setelah memegang instalasi publik dan mencuci tangan dengan air dan sabun cair serta bilas setidaknya 20 detik.

"Cuci dengan Air dan keringkan dengan handuk atau kertas menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk ketika memiliki gejala saluran napas, gunakan masker dan berobat ke fasilitas layanan kesehatan," ujarnya.

Selain itu juga kadiskes mengimbau jika merasa kesehatan tidak nyaman  terutama demam atau batuk, gunakan masker dan cari layanan kesehatan.

"Setelah kembali dari Daerah Outbreak, Konsultasi ke Dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan beritahu Dokter riwayat perjalanan serta gunakan Masker untuk mencegah penularan penyakit," tambahnya

Sementara itu direktur RSUD Puri Husada Tembilahan dr. Saut Pakpahan terkait antisipasi virus corona ini pihak Rumah sakit  menyediakan ruangan khusus untuk menjadi rujukan bagi kasus PIE (Penyakit Infeksi Emerging). Selain menyiapkan ruang isolasi,  juga menyiapkan tenaga medis dan dokter.

"RSUD juga sudah mempersiapkan peralatan yang di butuhkan termasuk alat pelindung diri (APD) mulai dari baju, kaca mata google dan masker N95 serta kita juga mempunyao dokter penyakit dalam dam paru apa bila diperlukan untuk konsultasi," ucap dr. Saut

dr. Saut Pakpahan mengatakan hingga kini belum ada laporan adanya terduga virus corona di daerah inhil dan apa bila itu di temukan pihaknya sudah mempersiapkan jalur khusus terkait penagaman pasien rujukan maupaun pasien yang di temukan di RSUD Puri Husada tembilahan.

Terkait penanganan kondisi wabah virus corona di Riau, khusunya kabupaten inhil dinas kesehatan inhil bersama intansi terkait termasuk Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tembilahan akan  mempersiapkan sarana, prasarana Dan SDM antisipasi apabila terjadinya kasus tersebut di temukan kabupaten inhil.

Dinas kesehatan (Dinkes) mengimbau warganya untuk waspada terhadap wabah pneumonia (virus corona) berat akibat. Kepala Dinkes Inhil Zainal Arifin mengatakan bahwa wabah virus corona ini mulai merebak di luar negeri di kota wuhan, Tiongkok.

Hingga 21 Januari 2020, telah ditemukan 224 kasus dengan 4 kasus kematian. Negara lain yang telah ditemukan kasus ini adalah Jepang 1 kasus, Korea Selatan 1 kasus, dan Thailand 2 kasus. "Kendati sampai tanggal 25 Januari 2020 belum ditemukan penderita Pneumonia akibat virus baru Novel Coronavirus (nCoV) di kabupaten Indragiri Hilir, upaya kewaspadaan dini telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Inhil." Ujarnya.

Adapun langkah yang dilakukan Dinkes Inhil, Dalam mengantisipasi penyakit tersebut, Pertama Kita terus berkomunikasi dan kerkoordinasi ke Dinkes Provinsi Riau serta ditingkat kabupaten sudah kita sosialisasikan tentang penyakit virus crona beserta penyebarannya.

Kedua untuk di pintu masuk luar negeri, kita melakukan koordinasikan ke Kantor kesehatan pelabuhan (KKP), dan KKP Tembilahan sudah menyatakan siap, Terhadap kewaspadaan terutama kapal yang datang dari singapore, vietnam, thailand.

"Kemudian meningkatkan kompetensi petugas kesehatan dan mengatur alur rujukan pasien terduga pneumonia akibat Novel Coronavirus serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Novel Coronavirus melalui media elektronik dan media sosial," lanjut dia.

Zainal Arifin Juga Menuturkan Jika ada warga yang terkena wabah virus corona nantiknya kita juga sudah mempersiapkan ruangan kusus di RSUD Puri Husada Tembilahan. Zainal Arifin juga menyarankan langkah yang dapat diambil untuk menghindari penularan penyakit ini ialah pertama, untuk masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit, disarankan agar segera berobat ke Puskesmas atau RS terdekat.

Dalam waktu dekat kami Dinkes Inhil beserta jajaran Senin atau lusa akan kita bahas perkembangan terakhir terkit virus corona di tingkat kabupaten," pungkasnya. Bupati Kabupaten Inhil HM Wardan meresmikan pengoperasian Rumah Sakit 3M Plus yang terletak di jalan Lingkar.

Peresmian Rumah Sakit 3M Plus ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pelepasan burung merpati oleh Bupati Kabupaten Inhil HM Wardan. Dalam peresmian tersebut, hadir pula perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan Susilo dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

Dalam sambutannya, Bupati Inhil, HM Wardan mengaku bangga dengan kehadiran rumah sakit 3M Plus di Kabupaten Inhil. Dia berharap, kehadiran rumah sakit 3M Plus dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Rumah sakit sebagai salah satu fasilitas layanan kesehatan memiliki peran strategis dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," kata Bupati.

Bupati menuturkan, peran strategis rumah sakit semakin dituntut sejalan dengan perkembangan epidomologi, struktur, ilmu pengetahuan dan teknologi serta ekonomi. "Menjawab tuntutan itu, hari ini kita bersama-sama kita meresmikan rumah sakit 3M Plus dengan visi menjadi rumah sakit swasta utama di Kabupaten Inhil," pungkas Bupati.

Saat ini, dikatakan Bupati, Rumah Sakit 3M Plus telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang serta tenaga profesional. Hal utama yang perlu diketahui adalah tenaga profesional tersebut merupakan putra dan putri terbaik Kabupaten Inhil. "Tentunya saya atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran Rumah Sakit 3M Plus dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," tutur Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan, dalam konteks penyelenggaraan kesehatan masyarakat, hal yang perlu diperhatikan adalah pelayanan. Dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, rumah sakit harus memenuhi berbagai syarat. Salah satunya adalah biaya yang terjangkau.

"Ini yang paling menjadi sorotan masyarakat. Mudah-mudahan rumah sakit 3M Plus dapat menyediakan pelayanan yang bagus dengan biaya terjangkau," papar Bupati.

Rumah Sakit 3M Plus dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Inhil serta rumah sakit lainnya dalam upaya memberikan pelayanan terbaik, tulus, profesional, efektif dan efisien. Sementara itu, Direktur Rumah Sakit 3M Plus, dr Halomoan menyebutkan, bahwa rumah sakit tipe D yang dikelolanya telah memiliki enam bidang dokter ahli sesuai spesialisasi, yakni bedah, kebidanan dan kandungan, anak, syaraf, radiologi dan penyakit dalam.

"Kami juga memiliki dokter umum yang siap 24 jam di instalasi gawat darurat. 28 orang perawat dan bidan serta profesi bidang lainnya yang merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Inhil. Keseluruhan, kami mempunyai 79 karyawan dengan berbagai ruangan perawatan," jelas dr Halomoan.

dr Halomoan mengatakan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan masalah di rumah sakit. Rumah Sakit 3M Plus merupakan satu-satunya rumah sakit swasta di Kabupaten Inhil.

"Kami menyadari, ke depan semakin tinggi harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan berkualitas, yang baik sejalan dengan kemajuan teknologi kedokteran. Untuk itu, rumah sakit 3M Plus hadir di tengah masyarakat Kabupaten Inhil," tukasnya.

Dalam praktiknya, Dr Halomoan mengungkapkan, Rumah Sakit 3M Plus berpegang teguh dengan Visi memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas.

 

RR/CPL/RPC/RLC/SAC/MRC/ADV