Dikepung Kabut Asap

Administrator - Jumat,21 Agustus 2015 - 11:00:51 wib
Dikepung Kabut Asap
FOTO: riauterkini

TEMBLAHAN (RRN) - Sejak beberapa hari terakhir, Inhil dan Kota Tembilahan khususnya kembali diselimuti kabut asap yang cukup tebal, terutama pada pagi hari. Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil menyebutkan hanya ditemukan 5 titik api.


Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) melalui Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf menyatakan, memang ditemukan beberapa titik kebakaran hutan dan lahan di wilayah Inhil, inilah kemungkinan penyumbang cukup tebalnya kabut asap, selain kiriman dari daerah lainnya. “Memang berdasarkan pemantauan satelit Terra dan Aqua ditemukan 5 titik api di wilayah Inhil, kabut asap memang terlihat tambah pekat jika dibanding hari sebelumnya, belum lagi asap kiriman daerah tetangga yang kebakaran hutan dan lahannya masih sangat besar, “ ungkapnya, Kamis (20/8/15).


Dijelaskan, makin tebalnya asap di wilayah Inhil, khususnya Kota Tembilahan dan sekitarnya, diakibatkan asap kiriman dari kabupaten Inhu, Pelalawan serta Propinsi Jambi seperti Kabupaten Tanjab Timur dan Muaro Jambi. "Titik api Inhil hanya 5 titik, yang banyak sekarang ada di Tanjab Timur dengan 35 titik api, Muaro Jambi 63 titik api serta In hu dan Pelalawan masing-masing 16 dan 11 titik api yang ditiup angin arah tenggara ke timur laut, "terangnya.


Adapun titik-titik api yang ditemukan di wilayah Inhil berdasarkan pemantauan satelit Terra dan Aqua, yakni 2 titik di Kelurahan Pulau Kijang, Desa Sungai Undan 1 titik, Desa Benteng Barat dan Desa Sungai Gantang masing-masing 1 titik api. “Munculnya titik api ini dikarenakan kebakaran hutan dan lahan saat ini tengah berlangsung musim pancaroba, sehingga banyak lahan hutan dan kebun yang mengering dan mudah tersulut kebakaran,” imbuhnya. (teu/rtc)