1.775 Orang Meninggal Akibat Corona

Administrator - Selasa,18 Februari 2020 - 12:01:28 wib
1.775 Orang Meninggal Akibat Corona
Foto pengobatan pasien virus corona di china

RADARRIAUNET.COM: Hingga hari Senin (17/02) ini jumlah kasus virus corona masih terus bertambah. Per hari ini (17/2), jumlah kasus terkonfirmasi virus corona adalah sebanyak 71.330 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 1.775 orang. Sebanyak 1.770 kasus kematian berada di China, sementara 5 kasus lainnya di luar China.

Dilansir dari Kompas.com, Senin, meskipun mayoritas kematian akibat virus corona berada di Daratan China, akan tetapi beberapa negara di luar China juga telah melaporkan terjadinya kematian.

Berikut ini beberapa negara di luar China yang telah melaporkan adanya temuan kasus virus corona:

1. Jepang. Pada Kamis (13/02) Jepang melaporkan kematian pertama akibat virus corona. Melansir dari SCMP, Menteri Kesehatan Jepang, Katsunobu Kato mengatakan, pasien tersebut merupakan seorang waanita berusia sekitar 80 tahun yang tinggal di prefektur Kanagawa.
Saat ini Senin (17/02), Jepang sendiri telah mengonfirmasi jumlah kasus virus corona sebanyak 414 kasus.

2. Hong Kong. Sementara Hong Kong melaporkan kematian pertama akibaat virus corona pada Selasa (04/02). Mengutip dari SCMP, korban yang meninggal merupakan warga Hong Kong berusia 39 tahun. Pria tersebut meninggal setelah didiagnosis virus corona saat dirawat di rumah Sakit Princess Margaret di Kwai Chung, Hong Kong.

Berdasarkan kronologi perjalanan, ia dikabarkan masuk ke Wuhan pada 21 Januari 2020. Dua hari kemudian ia kembali ke Hong Kong menggunakan jalur kereta Ekspress Guangzhou-Shenzhen-Hong Kong. Pada 31 Januari 2020, ia mengalami demam. Berdasarkan pemeriksaan ia positif terinfeksi virus corona. Selain mengalami positif virus corona, ia mngalami gagal jantung mendadak. Jumlah kasus virus corona sendiri di Hong Kong saat ini adalah sebanyak 57.

3. Taiwan. Sampai hari Minggu (16/2), Taiwan mengumumkan kasus pertama pasien yang dirawat karena terinfeksi virus corona meninggal. Dalam konfrensi pers, Menteri Kesehatan Chen Shih-chung menyatakan bahwa korban merupakan pria yang berusia sekitar 60 tahun.

Melansir dari Focus Taiwan, korban tak memiliki riwayat bepergian ke luar negeri. Pasien yang meninggal tersebut juga dilaporkan mengidap diabetes, dan Hepatitis B. Tidak begiu jelas bagaimana dia tertular virus corona tersebut. Adapun jumlah kasus virus corona di Taiwan sendiri saat ini ada 20 kasus.

4. Perancis. Pada sisi lain diberitakan pula pada Sabtu (15/02) Perancis mengumumkan kasus pertama korban meninggal akibat virus corona. Berdasarkan keterangan Menteri Kesehatan Agnes Buzyn dikutip dari BBC, korban merupakan seorang turis asal China berusia 80 tahun.

Wisatawan yang tak disebutkan identitasnya tersebut sampai Perancis pada 16 Januari dan dikarantina sembilan hari kemudian. Jumlah temuan kasus akibat virus corona sendiri saat ini adalah sebanyak 12 kasus.

5. Filipina. Dikutip dari Kompas.com, pada Sabtu (1/2/2020), Filipina melaporkan kasus kematian pertama akibat virus corona. Laporan tersebut muncul beberapa jam usai negara tersebut mengeluarkan larangan bepergian ke negara China termasuk Hong Kong.

Melansir SCMP, korban meninggal adalah lelaki berkebangsaan China berusia 44 tahun. Dia merupakan seseorang yang mendampingi perempuan China (38) yang tiba di Filipina pada 21 Januari usai pergi dari Hong Kong. Korban dirawat di Rumah Sakit san Lazaro Manila usai mengalami demam, batuk, dan sakit tenggorokan.

 

RR/kps/zet