LKPP Dampingi Pembangunan RSUD Puri Husada

Administrator - Rabu,15 Januari 2020 - 13:10:16 wib
LKPP Dampingi Pembangunan RSUD Puri Husada
Bupati Inhil HM Wardan foto bersama rombongan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah LKPP Pusat. Foto: Humas

RADARRIAUNET.COM: Bupati Inhil HM Wardan menjamu sarapan pagi Rombongan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah LKPP Pusat, Kamis (09/01/2020) pagi.

Pada kesempatan tersebut Bupati HM. Wardan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Zainal Arifin, SKM. M.Kes, Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan dr. Saut Pakpahan dan jajaran.

Kedatangan tim LKPP pusat ke Kabupaten Indragiri Hilir ini dalam rangka melakukan pendampingan kelanjutan pembangunan RSUD Puri Husada.

Disamping LKPP Pusat yang bekerjasama dengan Tim Teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Inhil serta Pokja.

“Dari hasil pendampingan ini akan diserahkan ke ULP yang akan melakukan pelelangan”‘ Demikian dikatakan Kepala RSUD dr. Saut Pakpahan.

Bupati HM. Wardan dalam keterangan usai menjamu rombongan LKPP pusat ini mengatakan, mengingat pembangunan RSUD Puri Husada Tembilahan yang menelan biaya cukup besar.

Maka dari itu, kita dari pihak pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan bekerjasama dengan pihak LKPP pusat. Hal ini dimaksudkan supaya dikemudian hari tidak ada permasalahan hukum yang timbul dan mempercepat pelaksanaan pembangunan RSUD sehingga target penyeselesaian pada akhir tahun 2020 tercapai sesuai dengan rencana.

Bupati juga menambahkan, pembangunan gedung RSUD Puri Husada Tembilahan ini juga salah satu komitmen Pemkab Inhil untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Inhil.

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan'Jemput Bola' ke Pemerintah Pusat. Kali ini, Bupati memimpin jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil untuk melakukan audiensi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kedatangan Bupati Inhil, HM Wardan dalam upaya 'Jemput Bola' itu, turut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Zainal Arifin dan Direktur Utama RSUD Tembilahan, Dr Saut Pakpahan.

Bupati menuturkan, kedatangan dirinya bersama rombongan bertujuan untuk memaksimalkan kelancaran pembangunan dan kelengkapan fasilitas penunjang kesehatan di RSUD Puri Husada Tembilahan melalui kucuran dana Kemenkes RI.

"Alhamdulillah hari ini kita ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menjemput dana DAK dan dana-dana lainnya yang berpusat di Kementerian Kesehatan dan tentang pengembangan RSUD Puri Husada (fasilitas, red) serta program kesehatan lainnya yang menjadi titik fokus kita ke depan," ujar Bupati usai audiensi.

Bupati menilai, sinergitas perencanaan pembangunan antara pusat dan daerah sangat diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan antara kedua pihak.

"Ini sangat perlu kita dilakukan karena kita sebagai abdi negara, dan sebagai bentuk keseriusan kami meningkatkan fasilitas dan layanan kesehatan bagi masyarakat Inhil," lanjutnya.

Kelengkapan fasilitas kesehatan dan peningkatan pelayanan, menurut Bupati, dimaksudkan untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat saat berobat di RSUD Puri Husada Tembilahan.

"Maksudnya agar masyarakat dapat menikmati layanan kesehatan yang disediakan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir," pungkasnya.

Untuk diketahui, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan beserta rombongan disambut langsung oleh Sekjen Kemenkes RI Dr Oscar Primadi MPh yang didampingi Biro Perencanaan Bayu dan Yankes Indri.

Selain itu, Bupati Indragiri Hilir HM Wardan, meninjau alat cuci darah yang sudah mulai dioperasionalkan di Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada, Tembilahan.  Pada kesempatan ini, Bupati menjelaskan, peralatan tersebut sebagai salah satu upaya meningkatkan fasilitas kesehatan.

Peninjauan fasilitas kesehatan orang nomor satu di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ini, turut didampingi Zulaikhah Wardan, Plt Sekda, Kepala BAPPEDA, Kadis Bina Marga dan Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan Irianto.

Usai melakukan peninjauan di RSUD Puri Husada Tembilhan, HM Wardan mengatakan, bersyukur dengan sudah tersedianya ruangan hemodialisa atau cuci darah di rumah sakit milik pemerintah daerah ini.

"Ini produk dari Jerman yang memiliki kualitas bagus, tentunya masyarakat Kabupaten Inhil sangat terbantu sekali, dengan adanya alat ini," imbuh Wardan.

Diungkapkan Bupati, selama ini bagi masyarakat yang harus mendapatkan penanganan cuci darah, sebelumnya harus berangkat ke Pekanbaru yang memerlukan waktu 7 hingga 8 jam, dan sekarang tak perlu jauh-jauh mendapatkan penanganan, karena sudah ada di Kota Tembilahan.

Dikatakan Bupati, guna meningkatkan pelayanan RSUD ke depan pihaknya akan mengembangkan lagi fasilitas kesehatan yang ada, mulai dari sarana dan prasarana.

"Dengan seperti itu, semoga kita dapat meningkatkan status RSUD Puri Husada, yang sekarang masih berstatus Tipe C Plus, dan mudah-mudahan ke depan menjadi tipe B," harapnya.

Sementara itu, terkait pengoperasian alat cuci darah di RSUD Puri Husada Tembilahan Iryanto, mengatakan alat ini sudah gunakan sejak tanggal 10 Juli 2015 lalu, dan sudah menangani sampai 120 kantong darah hingga sekarang.

"Dengan menempatkan sebanyak empat tenaga medis, yang dibagi dalam dua sift," terang Irianto. Ia menerangkan, dalam pengoperasiannya menangani pasien alat hemodialisa kurang lebih memakan waktu hingga 4 sampai 5 jam.

"Karena memerlukan waktu yang lumayan lama, maka ruanganya disediakan senyaman mungkin yang dilengkapi dengan fasilitas lainnya," sebutnya.

 

RR/BB/GR/RM/ADV