Chevron Diskusikan Cara Sukseskan Program Bank Sampah di Pematang Pudu

Administrator - Kamis,22 September 2016 - 12:58:57 wib
Chevron Diskusikan Cara Sukseskan Program Bank Sampah di Pematang Pudu
Digulirkan program Bank Sampah di Pematang Pudu, Mandau. rtc
RADARRIAUNET.COM - Kamis (22/9/16), PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) menggelar diskusi bersama dengan masyarakat guna mensukseskan program Bank sampah di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis yang juga binaan perusahaan asing yang bergerak dibidang pengelolaan minyak dan gas.
 
Selain dihadiri masyarakat, acara yang berlangsung di Pondok Oleh-Oleh Duri di Jalan Mawar tersebut juga dihadiri oleh para mitra Chevron diantaranya Yayasan Sahabat Cipta, Yayasan Kumala, perwakilan lima media dan Kelompok Pematang Pudu bersih.
 
Program yang berdiri sejak tahun 2015 itu, secara continue mengadakan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat seperti jalan santai sembari memungut sampah dijalan serta berbagai sosialisasi lainnya dengan konsep menjaga kebersihan lingkungan.
 
Dari acara tersebut, Lurah Pematang pudu, Darus SH mengapresiasi kepada perusahaan. "Kami dari Pemerintah berterima kasih kepada Chevron yang telah membantu dalam terwujudnya kegiatan ini. Bagaimanapun, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga lingkungan. Saya berharap adanya program ini dapat membuat Pematang Pudi mempertahankan gelarnya sebagai Kelurahan terbersih di Kabupaten Bengkalis, "ujarnya.
 
Terpisah, Manajer Komunikasi Chevron Prasasti Asandhimitra memberikan apresiasi kepada para pihak atas kontribusi dan saran konstruktif yang diberikan dalam diskusi bersama. Prasasti berharap partisipatif masyarakat terus berlanjut untuk mensukseskan tujuan program ini yaitu mewujudkan lingkungan sehat dan mandiri.
 
Seperti diketahui, Program waste Management bank sampah sendiri merupakan salah satu program investasi sosial Chevron dibidang lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi. Program tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan sehat, bersih sekaligus menambah pendapatan masyarakat melalui hasil penjualan limbah rumah tangga yang dijual kepada bank sampah.
 
Selain penghasilan, Program tersebut juga dapat membuahkan kebiasaan yang baik kepada masyarakat dalam mengelola sampah. Saat ini, bank sampah telah memiliki kurang lebih 110 orang nasabah yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, pelajar maupun pekerja kantoran yang umumnya berdomisili di tiga Rukun Warga (RW) 02, 15 dan 16 di Kelurahan Pematang Pudu.
 
 
rtc/radarriaunet.com