Lebih dari 100 Orang Tewas dalam Kebakaran di Kuil India

Administrator - Senin,11 April 2016 - 12:02:52 wib
Lebih dari 100 Orang Tewas dalam Kebakaran di Kuil India
Jumlah korban jiwa akibat kebakaran yang menghanguskan sebuah kuil di India selatan pada akhir pekan lalu mencapai lebih dari 100 orang. Reuters/Sivaram V
RADARRIAUNET.COM - Jumlah korban jiwa akibat kebakaran yang menghanguskan sebuah kuil di India selatan pada akhir pekan lalu terus bertambah. Data terakhir menunjukkan lebih dari 100 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.
 
Kebakaran terjadi di Kuil Puttingal pada Minggu (10/4) dini hari, sekitar pukul 3.15 pagi, ketika ribuan orang memadati kuil dan jalan sempit di sekitarnya untuk menonton pertujukkan yang dimulai pada tengah malam dan berlangsung selama berjam-jam. 
 
Salah satu kembang api terjatuh di gudang tempat penyimpanan kembang api dan memicu kebakaran. Kuil ini terletak di Kollam, sekitar 70 km dari ibu kota negara bagian Thiruvananthapuram, wilayah selatan Kerala. 
 
"[Kebakaran] itu datang seperti badai, melemparkan semua orang ke tanah. Jenazah terlihat di semua tempat dan orang-orang yang terluka menggeliat kesakitan," kata Anish Kumar, salah satu warga yang menghadiri pertunjukkan kembang api itu bersama teman-temannya. 
 
"Saya takut melihat jenazah pria dan wanita di tanah tak bernyawa," kata Kumar, yang kehilagan salah satu temannya dalam tragedi tersebut.
 
Perdana Menteri India Narendra Modi menggambarkan kejadian itu "menyayat jantung dan mengejutkan, tak dapat diungkapkan dengan kata-kata." Modi mengunjungi kompleks kuil dan bertemu korban yang terluka di sebuah rumah sakit.
 
"Insiden ini sangat serius hingga sangat sulit dijelaskan dengan kata-kata. Orang-orang yang berjarak 200 meter juga terluka," kata Modi.
 
"Dan tim dokter menyatakan ledakan itu sangat besar dan sedemikian rupa membuat sejumlah potongan tubuh orang terpisah."
 
Tim dokter spesialis dikerahkan dari New Delhi di tengah laporan korban luka bakar yang mengerikan. Angkatan laut dan darat juga mengirimkan helikopter untuk mengevakuasi korban yang kritis, menurut keterangan para pejabat.
 
"Jumlah total orang yang tewas mencapai 106 orang dengan 75 di antaranya teridentifikasi dan 31 lainnya tidak diketahui," ujar juru bicara Perdana Menteri negara bagian Kerala Omen Chandy kepada AFP.
 
Petugas pemadam kebakaran dan polisi berjuang memadamkan api di daerah kota Paravur dan menyelamatkan orang-orang yang terjebak di dalam kuil.
 
Warga mengatakan beberapa korban hangus terbakar hingga tak bisa dikenali.
 
Rekaman Video menunjukkan serangkaian ledakan kembang api yang terjadi Minggu (10/4) dini hari, sekitar pukul 3.15 pagi.
 
Penduduk setempat membawa korban terluka dari tempat kejadian. Mereka menceritakan kekuatan ledakan yang menghancurkan beton dan bagian bangunan lainnya yang menghantam kerumunan.
 
Chandy dan para pejabat lain mengatakan kuil tetap menggelar perayaan kembang api meskipun tidak memiliki izin. "Saya sudah menolak izin untuk acara kembang api karena mereka meminta perizinan untuk melakukan itu atas dasar persaingan," kata pejabat distrik Kollam, A. Shainomal kepada jaringan NDTV.
 
Pemerintah Kerala memerintahkan penyelidikan terkait kejadian tersebut dan Chandy menyatakan telah mendaftarkan kasus pidana terhadap pihak pengelola kuil.
 
Anggota parlemen N.K Premachandran mengatakan kompetisi kembang api tradisional diadakan setiap tahun antara dua kelompok di kuil.
 
Modi mengumumkan kompensasi untuk keluarga yang tewas sebesar 200.000 rupee atau Rp39 juta dan korban yang terluka sebesar 50.000 rupee (Rp9,8 juta).
 
CNN/RRN