Uang Palsu Beredar, Kapolres Kuansing Minta Warga Waspada

Administrator - Rabu,30 September 2015 - 11:42:04 wib
Uang Palsu Beredar, Kapolres Kuansing Minta Warga Waspada
Uang palsu yang disita Polisi di kecamatan Pangean./kuansingterkini.com

TELUK KUANTAN  (RRN) - Uang palsu kembali beredar di Kuansing, setidaknya dua pedagang sudah dirugikan di Teluk Kuantan dan Pangean . Namun baru satu korban yakni pedagang di kecamatan Pangean yang memberi tahu ke Polisi. Kapolres Kuansing, AKBP Edy Sumardhi, S.Ik pun meminta  pedagang dan warga waspada terhadap oknum-oknum yang hendak mengedarkan uang palsu dengan berbagai motif tersebut. “ Sudah ada pedagang Asrizal ( 34 ) yang dirugikan akibat peredaran uang palsu, dan memberi tahu ke Polsek setempat, Jumat ( 24/9/2015 ). Korban sehari-hari berdagang di dusun 4 Muyara Bunta desa Pauh Angit kecamatan Pangean,”ujar Kapolres .


Menurut Kapolres , seusai informasi korban kepada Polisi, korban menghitung uang hasil penjualan dagangan harian warung sembakonya kemudian menemukan  dua lembar diduga uang palsu. “ Karena  merasa curiga lalu menyerahkan uang palsu tersebut ke Polsek Pangean, Setelah korban diminta untuk membuat laporan namun korban tidak bersedia dan merelakan uang palsu  tersebut dengan alasan tidak mengenal pelaku dan tidak tahu kapan uang tersebut ditangannya karena yang sering menjaga warung nya adalah istri dan anaknya,”ujar Kapolres.


Dengan ditemukan nya uang palsu pecahan seratus ribu, Kapolres meminta seluruh pemilik warung,  toko,  rumah makan,  perbelanjaan,  mini market, unit simpan pinjam,  tempat pembayaran dan transaksi lainnya agar  lebih waspada dengan peredaran uang palsu, kenali orang yang belanja dengan menggunakan uang nominal besar. Kemudian bila menemukan uang palsu pegang  dan simpan uangnya dan amankan orangnya atau kenali ciri-ciri pelaku dan catat plat kendaraan yang digunakan. “ Semoga tidak ada lagi korban lainnya dan dapat tertangkap pengedar uang palsu tersebut,”ujarnya.


Untuk informasi awal Kapolres memberikan cara membedakan uang asli dan palsu kepada masyarakat. Kalau uang asli, warna cerah, diraba kasar, benang pengaman kalau diterawang memanjang dan kalau diterawang gambar abstrak nampak jelas Sementara uang palsu,  warna pucat , diraba lembut , ukuran panjang lebar uangnya sama , diterawang benang pengaman tdk ada  dan diterawang gambar abstrak tidak ada.  (teu/ktc)