Patut di Contoh

Mahasiswa Kukerta UNRI Sterilkan Tempat Ibadah Dan SMPN 11 Di Kecamatan Tenayan Raya

Administrator - Selasa,14 Juli 2020 - 11:45:14 wib
Mahasiswa Kukerta UNRI Sterilkan Tempat Ibadah  Dan SMPN 11 Di Kecamatan Tenayan Raya
Penyemprotan Disifektan Di Rumah Ibadah Oleh Salah Satu Mahasiswa Kukerta UNRI

RADARRIAUNET.COM: Penyebaran virus corona penyebab Covid-19 hingga saat ini masih terjadi dan menimbulkan keresahan pada masyarakat. Hal itu membuat mahasiswa Universitas Riau yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) mengusung program kerja yang berkaitan dengan pencegahan Covid-19.

Di kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Riau, mahasiswa Kukerta Unri yang tergabung dalam Tim Relawan Covid-19, melakukan sejumlah kegiatan guna memutus mata rantai penyebaran virus asal Wuhan, China, tersebut.

Kepada RADARRIAUNET.COM, Muhammad Fauzan Adli Muttaqien dari Fakultas Teknik sebagai ketua tim Relawan COVID-19 Tenayan Raya mengungkapkan bahwa berbagai usaha guna mencegah penyebaran dari COVID-19 akan dilakukan langsung ditengah masyarakat diantaranya seperti penyemprotan disinfektan pada tempat-tempat umum yang sering dijangkau oleh masyarakat.

Mahasiswa dari Univerisitas Riau ini melakukan penyemprotan disenfektan di tempat-tempat umum, seperti masjid, mushola, sekolah, dan lain sebagainya, dengan maksud untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Kelurahan Bambu Kuning.

Setelah melakukan survey yang dilakukan mahasiswa KKN relawan COVID-19 pada RW 08 di Mushola Al Barokah, dan Mushola At-Taqwa, RW 09 di Mushola Al-Azhar, dan Masjid Al-Hidayah, dan RW 11 di SMPN 11, dan Mushola Baiturrahman.

“Kami melakukan penyemprotan disenfektan pada tempat-tempat yang sudah kami telusuri merupakan tempat yang sering dikunjungi masyarakat sekitar agar dapat meminimalisir penyebaran COVID-19 karena daerah-daerah tersebut tergolong rawan menurut Pak Lurah Kelurahan Bambu Kuning, kata Mahasiswa Muhammad Fauzan.

Menurut ketua tim dari kelompok KKN Tenayan Raya dalam persiapan melakukan penyemprotan disenfektan diperlukan izin dari kantor lurah, untuk penyemprotan sudah disepakati untuk melakukan penyemprotan di Kelurahan Bambu Kuning, tepatnya di RW08, RW09, dan RW11.

Adapun persiapan bahan-bahan untuk membuat cairan disenfektan dengan memakai cairan pembersih sebagai alternatif dengan sebuah alat penyemprot milik salah satu anggota dari kelompok KKN Tenayan Raya.


Muhammad Fauzan Adli Muttaqien dari Fakultas Teknik sebagai ketua tim Relawan COVID-19 Tenayan Raya mengungkapkan bahwa berbagai usaha guna mencegah penyebaran dari COVID-19 akan dilakukan langsung ditengah masyarakat diantaranya seperti penyemprotan disinfektan pada tempat-tempat umum yang sering dijangkau oleh masyarakat.

 

Terima kasih kepada mahasiswa Unri, dan kami berharap masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah terkait Covid-19 ini, kata Muhammad Fauzan Adli Muttaqien yang didampingi sejumlah aparat kelurahan. Kegiatan ini akan kita laksanakan secara bertahap pada beberapa tempat di Kelurahan Bambu Kuning, kami juga ucapkan terima kasih kepada segala pihak yang sudah ikut membantu kegiatan ini hingga berjalan sebagaimana mestinya." ujarnya.


Tim relawan covid-19 di Tenayan Raya ini sendiri terdiri dari Muhammad Fauzan Adli Muttaqien (Fakultas Teknik) sebagai Ketua Tim, Rido Wahyu (Fakultas Ekonomi), Isabella Tampubolon (Fakultas Ekonomi), Mardati Nuriyat (Fakultas Ekonomi), Fani Orvia Kasmir (Fakultas Ekonomi), Safira Permata Adi (Fakultas Ekonomi), dan Sasmita (Fakultas Ekonomi), keseluruhan merupakan mahasiswa kukerta dari UNRI Pekanbaru.

 

RRN/BELA