KEHIDUPAN ROHANI YANG SEHAT MEMBERI DAMPAK POSITIF BAGI KEHIDUPAN JASMANI

Administrator - Kamis,10 Oktober 2019 - 10:09:21 wib
KEHIDUPAN ROHANI YANG SEHAT MEMBERI DAMPAK POSITIF BAGI KEHIDUPAN JASMANI
Ilustrasi worship.rrn

Matius 23-24: Pada masa Perang Dunia II, di pantai Anzio, Italia, banyak tentara terluka. Sementara persediaan morfin sangat terbatas. Dr. Henry Beecher, dokter tentara Amerika secara tidak sengaja menemukan, hampir semua rasa sakit dapat dikendalikan dan dihilangkan hanya dengan memberikan suntikan air garam. Selanjutnya, ia melakukan penelitian lanjutan dan menemukan data bahwa 35% dari terapi atau pengobatan dipengaruhi oleh keyakinan seseorang.

Pemahaman bahwa pikiran dan tubuh adalah satu kesatuan dan saling memengaruhi bukanlah hal baru. Para guru dan sufi telah mengetahui dan mampu menunjukkan bagaimana pikiran yang terlatih dapat mengendalikan tubuh fisik dengan mudah sejak ribuan tahun lalu.

Penelitian secara mendalam menemukan bahwa pikiran dan tubuh saling terhubung dan saling memengaruhi. Bagaimana kita merasa secara emosi dapat menentukan bagaimana kita merasa secara fisik. Tak heran jika doa, meditasi (saat teduh), puji-pujian yang kita naikkan kepada Tuhan tidak hanya berguna bagi rohani/jiwa, melainkan juga tubuh jasmani kita.

Sebagian orang berpandangan sekularis: membedakan kehidupan jasmani dan rohani. Fokus pada kerajaan Allah dimaknai sebagai tindakan ritual keagamaan saja (berdoa, bersaat teduh, ibadah di gereja, persekutuan, melakukan pelayanan di gereja, memberikan persembahan).

Padahal, fokus pada kerajaan Allah juga mencakup kehidupan jasmani. Energi positif yang berasal dari jiwa yang sehat berdampak pada tubuh jasmani sehingga ketika jiwa kita kuat, badan pun sehat!

 

RRN




Berita Terkait