RAPBD Perubahan Belum Diajukan, Ribuan Guru Honor Madrasah di Bengkalis Makin Galau

Administrator - Rabu,12 Oktober 2016 - 10:44:45 wib
RAPBD Perubahan Belum Diajukan, Ribuan Guru Honor Madrasah di Bengkalis Makin Galau
Ketua Ikatan Guru Madrasah Kabupaten Bengkalis, H Ridwan Ahmad. grc
RADARRIAUNET.COM - Sudah masuk minggu kedua bulan Oktober 2016, namun belum ada tanda-tanda pembahasan APBD Perubahan tahun 2016 akan dilakukan, karena memang rancangannya belum diajukan ke DPRD. Kondisi ini membuat ribuan guru honor madrasah di Kabupaten Bengkalis makin galau mengingat sudah 10 bulan mereka belum terima gaji.
 
Seperti disampaikan Ketua Ikatan Guru Madrasah (IKG) Kabupaten Bengkalis, H Ridwan Ahmad, teman seprofesinya selalu bertanya tentang kapan dibayarkan honor mereka, bahkan sudah ada yang mengajak dirinya untuk kembali turun ke jalan menyuarakan nasib mereka.
 
''Siapa yang tak risau, sudah 10 bulan belum terima honor, bahkan sampai sekarang belum ada kepastian kapan haknya para guru madrasah itu akan dibayarkan. Sedihnya lagi, sampai hari ini belum ada kabar kapan APBD Perubahan akan dibahas, karena ini menyangkut anggaran untuk honor guru madrasah,'' keluh Ridwan, Selasa (11/10/2016).
 
Untuk sementara dirinya hanya bisa menenangkan teman-temannya, agar bersabar sampai APBD Perubahan disahkan DPRD Bengkalis. Tapi dirinya juga tidak biasa memastikan apakah bakal turun ke jalan atau tidak, jika sampai akhir Oktober ini belum juga ada kepastian.
 
''Itu yang disampaikam teman-teman kepada saya, kalau sampai akhir Oktober ini belum ada tanda-tanda honor akan dibayar, mereka akan kembali turun ke jalan. Ya bayangkan saja, 10 bulan kerja tanpa gaji,'' keluhnya.
 
Masih menurut Ridwan, dirinya bersama ribuan guru madrasah yang lain tidak bermaksud mengancam atau apapun istilahnya, hanya berharap Pemerintah Daerah sedikit peka dan peduli dengan apa yang mereka rasakan selama ini.
 
''Terlebih lagi katanya ada kebijakan rasionalisasi di semua SKPD, siapa yang tidak cemas. Jangan-jangan anggaran untuk honor guru madasah juga terkena imbasnya. Jadi, tidak ada niat kami untuk mengertak atau apapun, tapi mohon nasib kami sedikit diperhatikan,'' harap Ridwan lagi.
 
Terkait belum diserahkannya RAPBD Perubahan oleh TAPD ke Banggar DPRD Bengkalis, kabarnya DPRD sudah dua kali menyurati TAPD agar segerea menyerahkan rancangan tersebut. Menurut sumber di DPRD, dalam waktu dekat DPRD akan kembali menyurati Pemkab Bengkalis.
 
''Sebenarnya sudah dua kali kita kirim surat ke Pemkab tanyakan soal rencangan Perubaham APBD, tapi sampai sekarang belum diserahkan. Dalam waktu dekat kita akan kirimkan surat untuk kali ketiga,'' ujar sumber tersebut.
 
Sebelumnya Bupati Bengkalis Amril Mukminin ditemui usai melantik 74 pejabat lingkup Pemkab Bengkalis di lantai IV mengatakan, dirinyanya sudah memerintahkan TAPD untuk segera mengajukan APBD Perubahan ke DPRD Bengkalis.
 
''Sudah saya perintahkan ke TAPD agar segera diajukan dibahas bersama kawan-kawan Banggar di DPRD. Kami tentunya berharap, persolan honor guru madrasah ini segera diselesaikan dan itu bisa dilakun bila APBD Perubahan sudah disahkan. Untuk itu, saya sudah perintahkan agar segera diajukan,'' ujar Bupati singkat.
 
 
grc/radarriaunet.com