Pasang Besar Mengakibatkan Rumah Warga Banjir

Administrator - Selasa,20 September 2016 - 08:59:06 wib
Pasang Besar Mengakibatkan Rumah Warga Banjir
Suasana pasang besar yang mengakibatkan rumah warga banjir. Rusdy
RADARRIAUNET.COM - Karena pasang besar yang terjadi pada Senin (19/9) pagi membuat warga yang berdomisili di sekitar pelabuhan menjadi panik. 
 
Pasalnya, pasang selain arusnya sangat kencang juga membawa lumpur memasuki rumah warga hingga setinggi mata kaki orang dewasa. Parahnya lagi, derasnya air dari sungai Rokan itu juga ikut meluluh lantakkan peralatan rumah warga.
 
Selain menghantam rumah penduduk yang ada di jalan Usaha I dan Usaha II, pasang keling itu juga menenggelamkan lantai masjid At-Tabi'in, SD 019, dan Ponpes Asasiyah, kelurahan Bagan barat. 
 
Sehingga para siswa terpaksa diliburkan dan pengurus masjid harus melakukan gotong royong membersihkan lumpur agar bisa melaksanakan ibadah shalat.
 
Salah satu warga, Eriayanto (44) mengatakan kalau dirinya mengalami kerugian akibat bencana tersebut. Dimana peralatan elektronik berupa Tv, speaker, digital, kasur dan peralatan rumah tangga lainnya menjadi rusak akibat diterjang arus pasang air laut tersebut. 
 
Pimpinan Ponpes Aissiyah, Ustad Ibrahim mengatakan pasang keling mulai naik sekitar pukul 6.30 wib pagi. 
 
"Sebenarnya sudah dari semalam (Minggu, red) airnya naik, tapi belum separah hari ini," ujarnya. 
 
Ditambahkan, tingginya air pasang hingga mencapai 1 meter itu menyebabkan tenggelamnya dapur umum tempat memasak makanan santri, sehingga para santri tidak bisa sarapan pagi seperti biasanya.
 
Lurah Bagan Barat, Andika Pratama mengatakan kalau pasang keling itu membuat ratusan rumah warga dimasuki air dan lumpur. Untuk mengantisipasi bencana ini pihaknya akan mengusulkan pembangunan tanggul di tepian sungai Rokan ke pemkab Rohil agar air laut itu tidak naik kepermukaan.
 
"Dalam waktu dekat kita akan usulkan pembangunan tanggul di seputaran sungai Rokan agar terjadi pasang airnya tidak naik kepemukiman penduduk. Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat agar melakukan gotong royong agar air itu cepat turun ke sungai," pesannya. 
 
 
Rusdy/radarriaunet.com