Hingga Juni 606 Kasus, Bupati Bengkalis Keluarkan Instruksi Berantas DBD

Administrator - Jumat,29 Juli 2016 - 09:55:51 wib
Hingga Juni 606 Kasus, Bupati Bengkalis Keluarkan Instruksi Berantas DBD
ilustrasi. hsc
RADARRIAUNET.COM - Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengeluarkan Instruksi Nomor 113/2016 tentang Aksi Gerakan Masyarakat Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan kegiatan 4M Plus. 
 
Instruksi ini dikeluarkan berdasarkan hasil pelaksanaan Pemantauan Jentik Berkala (PJB) Mei 2016 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, bahwa jumlah sasaran desa sebanyak 76 desa, sampel diambil 28.500 rumah yang tersebar 8 Kecamatan di Kabupaten Bengkalis, menunjukkan rumah bebas jentik 16.767 dan rumah ada jentik sebanyak 11.149. 
 
Hasil Angka Bebas Jentik (ABJ) rata-rata 59.9 persen di bawah standar nasional 95 persen dan membawa dampak peningkatan kasus DBD sampai Juni 2016 sebanyak 606 kasus di Kabupaten Bengkalis. 
 
Dalam Instruksi Nomor 113 tahun 2016 itu, Amril Mukminin telah menginstruksikan semua Camat, Kepala Desa/Kelurahan segera diambil langkah-langkah antisipasi dan penanganan yang cepat, tepat dan akurat dan berkesinambungan untuk sinergitas pemerintahan kabupaten, kecamatan desa/kelurahan serta melibatkan seluruh komponen masyarakat. Instruksi tersebut dengan tujuan sebagai antisipasi dan kewaspadaan dini DBD bulan Oktober s/d Desember 2016.
 
Ada lima poin penting yang disampaikan Bupati, pertama Camat diminta meningkatkan koordinasi dan komunikasi kegiatan Gerakkan Lingkungan Bersih Berbasis Masyarakat tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD dengan sektor terkait diwilayah kecamatan dan desa/kelurahan; kedua melakukan kegiatan gerakan gotong-royong kebersihan lingkungan di Kecamatan dan Desa/Kelurahan, RW dan RT untuk melakukan kegiatan 4 M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur, Memantau dan Upaya pencegahan lainnya) secara insentif, dan berkesinambungan yang dilaksanakan seminggu sekali sebagai upaya untuk memutus siklus hidup nyamuk penularan DBD. 
 
Membentuk 1 rumah 1 jumantik dan pro aktif terhadap upaya pencegahan penyakit DBD dengan 4M Plus (Menguras seperti menguras bak mandi, tempayan, ember, vas bunga, tempat minum burung penampungan air kulkas agar telur dan jentik aedes mati. 
 
Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis terus mengambil langkah antisipasi, seperti kewaspadaan dini terhadap kejadian luar biasa (KLB) DBD, monitoring dan pemantauan jentik berkala (PJB) dan penyelidikan epidemiologi (PE), meningkatkan pemicuan dan penyuluhan, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melibat kader Jumantik, pemberian lavarsida, dan fogging jika ada yang terindikasi dan pembagian kartu rumah sebanyak 125.000 serta melibatkan seluruh komponen masyarakat, dengan tujuan kasus DBD bisa diminimalisasikan. 
 
 
hum/rtc/radarriaunet.com