Radarriaunet | Jakarta - Citra Network Nasional (CNN) merilis hasil survei terbaru mengenai opini masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Survei ini memotret evaluasi publik terhadap jalannya pemerintahan, kinerja para menteri Kabinet Merah Putih (KMP), hingga pelaksanaan program-program unggulan pemerintah di tengah tekanan ekonomi dan geopolitik global.
Survei dilakukan pada 19-28 Juli 2026 terhadap 1.668 responden berusia minimal 17 tahun yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia.
Direktur Eksekutif Citra Network Nasional (CNN), Hilman Firmansyah, mengatakan survei ini dilakukan saat pemerintahan Prabowo Subianto telah mendekati dua tahun masa kerja sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.
Menurutnya, berbagai tantangan global seperti perang Rusia-Ukraina, konflik Iran, perang dagang Amerika Serikat dan China, hingga perlambatan ekonomi dunia turut memberikan dampak terhadap kondisi dalam negeri. Sementara itu, Indonesia juga masih menghadapi berbagai pekerjaan rumah di bidang politik, ekonomi, sosial, dan sektor lainnya.
"Survei ini bertujuan memotret bagaimana evaluasi publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini, sejauh mana pengetahuan dan penilaian masyarakat terhadap kinerja para menteri, serta bagaimana evaluasi publik terhadap program-program unggulan pemerintah," kata Hilman dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026).
Survei menggunakan metode Stratified Multistage Random Sampling (SMRS) dengan margin of error ±2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Komposisi responden terdiri atas 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan, dengan 59 persen tinggal di pedesaan dan 41 persen di wilayah perkotaan.
Kondisi Ekonomi hingga Penegakan Hukum Dinilai Positif
Berdasarkan hasil survei, kondisi ekonomi nasional paling banyak dinilai sedang oleh responden, yakni 42,4 persen. Sementara 27,2 persen menilai kondisi ekonomi baik atau sangat baik, dan 28,3 persen menilai buruk atau sangat buruk. Sebanyak 2,1 persen tidak memberikan jawaban.
Untuk kondisi politik nasional, 43,4 persen responden menilai berada pada kategori sedang. Sebanyak 38,5 persen menilai baik atau sangat baik, sedangkan 11,6 persen menilai buruk atau sangat buruk, dan 6,5 persen tidak menjawab.
Pada aspek penegakan hukum, mayoritas responden atau 40,8 persen memberikan penilaian baik hingga sangat baik. Sebanyak 30,3 persen menilai sedang, 23,2 persen menilai buruk atau sangat buruk, sementara 5,7 persen tidak memberikan jawaban.
Adapun terkait pemberantasan korupsi, sebanyak 48,7 persen responden memberikan penilaian baik atau sangat baik. Sebanyak 26,5 persen menilai buruk atau sangat buruk, 20,5 persen menilai sedang, dan 4,3 persen tidak menjawab.
Sementara itu, terkait kondisi ekonomi rumah tangga dibandingkan tahun sebelumnya, sebanyak 46,3 persen responden menilai kondisi ekonomi keluarga mereka membaik, 33,1 persen menyatakan memburuk, sedangkan 20,6 persen menilai tidak mengalami perubahan.
Harapan Terbesar Masyarakat kepada Pemerintahan Prabowo
Survei juga mengungkap berbagai persoalan yang dinilai masyarakat paling mendesak untuk segera diselesaikan selama lima tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sebanyak 96,3 persen responden berharap pemerintah mampu menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi.
Selanjutnya, 90,2 persen responden berharap pemerintah dapat mengendalikan harga kebutuhan pokok.
Kemudian, 84,7 persen berharap pemerintah mampu menyediakan lapangan pekerjaan serta mengurangi angka pengangguran.
Sementara 78,8 persen responden berharap pemerintah dapat mengurangi angka kemiskinan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kepuasan terhadap Kinerja Presiden Prabowo Capai 77,9 Persen
Hasil survei menunjukkan 77,9 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto menjelang dua tahun masa pemerintahannya.
Sementara itu, 20,7 persen responden menyatakan kurang puas atau tidak puas sama sekali, sedangkan 1,4 persen tidak memberikan jawaban.
Responden yang merasa puas menilai Presiden Prabowo berhasil menunjukkan komitmen dalam pemberantasan korupsi, memiliki kinerja yang baik, tegas, berwibawa, berani mengambil keputusan, sering memberikan bantuan kepada masyarakat, menghadirkan Program
Makan Bergizi Gratis (MBG), membawa perubahan, bersikap merakyat, memperhatikan rakyat kecil, serta meningkatkan keamanan nasional.
Sebaliknya, responden yang kurang puas menilai pemerintah belum mampu menghadirkan lapangan kerja yang memadai, harga kebutuhan pokok dan BBM masih mahal, bantuan sosial belum tepat sasaran atau belum merata, program kerja belum berjalan maksimal, kondisi ekonomi dinilai belum stabil, korupsi masih terjadi, serta masih banyak persoalan yang belum terselesaikan.
Penilaian terhadap Kinerja Pemerintah
Survei juga mengukur penilaian masyarakat terhadap berbagai aspek kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sebanyak 70,8 persen responden menilai pemerintah sangat baik dalam menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok.
Kemudian 89,4 persen menilai pemerintah sangat baik dalam menjaga persatuan bangsa dan keamanan nasional.
Sebanyak 74,3 persen responden menilai pemerintah sangat baik dalam menjamin kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat.
Dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, sekolah, hingga puskesmas, sebanyak 68,2 persen memberikan penilaian sangat baik.
Pada aspek pemberantasan korupsi dan penegakan hukum, 88,3 persen responden memberikan penilaian sangat baik.
Sementara 64,3 persen responden menilai pemerintah sangat baik dalam meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Sebanyak 88,4 persen juga menilai pemerintah sangat baik dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.
Untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap terjangkau, 70,1 persen responden memberikan penilaian sangat baik.
Sedangkan dalam upaya mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan menekan angka pengangguran, 59,1 persen responden memberikan penilaian sangat baik.
Adapun terhadap kebijakan politik luar negeri Presiden Prabowo Subianto, 89,9 persen responden memberikan penilaian sangat baik.
Kepuasan terhadap Kinerja Institusi Hukum
Survei CNN juga mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap sejumlah institusi penegak hukum pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sebanyak 87,9 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan menilai pemerintahan Presiden Prabowo membawa perubahan positif.
Kemudian 74,7 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Kejaksaan Agung RI.
Sementara 72,6 persen responden mengaku puas terhadap kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hilman: Kebijakan Pemerintah Berada di Jalur yang Tepat
Hilman Firmansyah mengatakan hasil survei ini menunjukkan kebijakan pemerintah tetap memperoleh respons positif dari masyarakat meski dihadapkan pada dinamika politik global dan tekanan ekonomi dunia.
"Di tengah dinamika politik global dan kondisi ekonomi yang dipenuhi ketidakpastian, kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ternyata mendapatkan respons yang baik dari masyarakat. Tentu ke depan masih banyak hal yang perlu terus diperbaiki.
Namun hasil survei ini membuktikan kebijakan Presiden Prabowo Subianto sudah berada di on the right track. Survei ini juga memotret berbagai aspirasi masyarakat yang dapat menjadi perhatian kementerian terkait agar program-program pemerintah semakin bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujar Hilman.
Ia menambahkan, survei tersebut juga menggambarkan pembangunan ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo telah menghasilkan berbagai capaian, mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan per kapita, pembangunan infrastruktur, hingga dorongan terhadap inovasi.
Meski demikian, Hilman menilai kualitas investasi masih perlu ditingkatkan karena sebagian investasi yang masuk masih bersifat ekstraktif, yakni berorientasi pada eksploitasi sumber daya alam dan ekonomi, sehingga manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.
Menurutnya, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga menunjukkan tren positif. Berbagai survei independen mencatat mayoritas masyarakat masih memberikan penilaian baik terhadap kinerja pemerintah meski masa kepemimpinannya belum genap dua tahun.
"Dengan dukungan publik akan memberikan energi bagi pemerintah untuk terus bekerja memperbaiki kondisi bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Hilman Firmansyah.
[]