Mutasi Polri di Riau: Dua Pejabat Utama dan Empat Kapolres Resmi Berganti, Kapolda Tekankan Pengabdian kepada Masyarakat

Administrator - Jumat, 17 Juli 2026 - 08:42:50 wib
Mutasi Polri di Riau: Dua Pejabat Utama dan Empat Kapolres Resmi Berganti, Kapolda Tekankan Pengabdian kepada Masyarakat
Prosesi sertijab dipimpin langsung oleh Kapolda Riau di Aula Tribrata Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, Senin (13/7)

Radarriaunet | Pekanbaru – Kepolisian Daerah (Polda) Riau kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) terhadap dua Pejabat Utama (PJU) dan empat Kapolres di jajaran Polda Riau. Pergantian ini merupakan bagian dari kebijakan mutasi rutin di lingkungan Polri untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan, meningkatkan efektivitas organisasi, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Prosesi sertijab dipimpin langsung oleh Kapolda Riau di Aula Tribrata Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, Senin (13/7). Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, para pejabat utama Polda Riau, serta seluruh Kapolres jajaran.

Dalam mutasi kali ini, jabatan Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Riau resmi diserahterimakan dari Kombes Pol Wimboko kepada Kombes Pol Dwi Mulyanto. Sementara itu, jabatan Kabid Humas Polda Riau beralih dari Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad kepada Kombes Pol Akmadi.

Selain pejabat utama, rotasi juga menyentuh empat wilayah kepolisian resor. Jabatan Kapolres Dumai diserahterimakan dari AKBP Angga Herlambang kepada AKBP Fatikh Dedy Setyawan. Jabatan Kapolres Rokan Hilir kini diemban AKBP Aldi Alfa Faroqi menggantikan AKBP Isa Imam Syahroni.

Selanjutnya, Kapolres Kepulauan Meranti resmi dijabat AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita menggantikan AKBP Aldi Alfa Faroqi, sedangkan jabatan Kapolres Indragiri Hilir diserahterimakan dari AKBP Farouk Oktora kepada AKBP Donny Eko Listianto.

Rangkaian sertijab berlangsung khidmat diawali dengan pelepasan dan pemasangan tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan yang dipandu rohaniawan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, pakta integritas, hingga berita acara pengambilan sumpah. Seluruh prosesi tersebut menjadi simbol resmi perpindahan tanggung jawab dan kewenangan kepada pejabat yang baru.

Dalam amanatnya, Kapolda Riau menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan menjaga regenerasi kepemimpinan sekaligus meningkatkan profesionalisme institusi dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang.

Menurut Kapolda, setiap jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa pergantian pejabat tidak boleh mengganggu kualitas pelayanan maupun stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Riau.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama bertugas di Riau. Pengalaman dan pengabdian mereka dinilai telah memberikan warna positif bagi pelaksanaan tugas kepolisian di masing-masing daerah.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Kapolda meminta agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, mempelajari karakteristik wilayah, memahami kebutuhan masyarakat, serta melanjutkan berbagai program yang telah berjalan dengan baik.

Ia berharap para pejabat baru mampu membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga seluruh elemen masyarakat demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Kapolda menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier, peningkatan kompetensi, dan penyegaran organisasi. Dengan adanya pergantian pimpinan di sejumlah satuan kerja dan wilayah, diharapkan kinerja kepolisian semakin optimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, penegakan hukum, serta pelayanan publik.

"Jabatan boleh berganti, tetapi semangat pengabdian kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama setiap anggota Polri," menjadi pesan utama yang disampaikan Kapolda kepada seluruh pejabat yang mengikuti serah terima jabatan. 

[]