JANGAN MENUNDA

Administrator - Rabu,11 November 2015 - 14:51:29 wib
JANGAN MENUNDA
purwoudiutomo.com

RENUNGAN - Ketika ada tetangga hendak meminjam peralatan rumah tangga, acap kali dengan enteng kita berkata, "Oh, maaf alatnya lagi rusak!" atau "Maaf, sedang dipinjam oleh kerabat!" Padahal, alat itu ada dan baik-baik saja. Apalagi saat ada yang datang mau meminjam uang untuk keperluan darurat keluarga, bisa jadi kita malah berkata, "Maaf, anak kami juga baru mendaftar kuliah, jadi keuangan kami juga sedang seret!"

Firman Tuhan dengan jelas mengajari kita untuk tidak menunda berbuat baik ketika kita mampu melakukannya dan bantuan yang diperlukan ada pada kita. Kita pun harus memberi dengan penuh kerelaan hati dan tidak menolak ketika ada yang datang meminjam. Karena Allah mengasihi orang yang melakukan hal demikian.

Kadang kita merasa belum cukup mendapat berkat untuk bisa memberi. Padahal, kita bersama pun tahu, tak ada manusia yang akan merasa cukup. Kebanyakan manusia cenderung merasa dirinya masih kurang sehingga belum mampu untuk memberi, entah itu materi, waktu, tenaga, entah pikiran. Perasaan telah cukup tidak akan pernah dirasakan sehingga memberi pun semakin sulit dilakukan. Sebenarnya memberi dapat dimulai dari hal-hal sepele. Keputusan kita untuk mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan dipakai untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan adalah sebuah keputusan bijak. Kehidupan tidak melulu soal materi atau pemuasan hasrat pribadi, tetapi lebih utama apakah kita bisa membantu sesama yang membutuhkan di sekitar kita. --Jacqualine Bunga/Renungan Harian

* * *
JANGAN MENUNDA BERBUAT BAIK, LAKUKAN SEKARANG JUGA!
Ayat Alkitab: Amsal 3:27-35

Anjuran untuk berbuat baik
3:27 Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya.
3:28 Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: "Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi," sedangkan yang diminta ada padamu.
3:29 Janganlah merencanakan kejahatan terhadap sesamamu, sedangkan tanpa curiga ia tinggal bersama-sama dengan engkau.
3:30 Janganlah bertengkar tidak semena-mena dengan seseorang, jikalau ia tidak berbuat jahat kepadamu.
3:31 Janganlah iri hati kepada orang yang melakukan kelaliman, dan janganlah memilih satupun dari jalannya,
3:32 karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan orang jujur Ia bergaul erat.
3:33 Kutuk TUHAN ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya.
3:34 Apabila Ia menghadapi pencemooh, maka Iapun mencemooh, tetapi orang yang rendah hati dikasihani-Nya.
3:35 Orang yang bijak akan mewarisi kehormatan, tetapi orang yang bebal akan menerima cemooh.

(Al MSA)




Berita Terkait