DICIPTAKAN UNTUK KEBAIKAN

Administrator - Jumat,14 Agustus 2015 - 16:45:07 wib
DICIPTAKAN UNTUK KEBAIKAN
Renungan Hari Ini. (Foto: rhi- ilustrasi)
Bacaan: 1 Petrus 2:1-17 Milikilah cara hidup yang baik... supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai pelaku kejahatan, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah... (1 Petrus 2:12). Bacaan setahun: : Yeremia 1-3 Mengapa Yakobus 4:17 mengatakan, “Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa”? Mari kita telaah maksud Tuhan satu demi satu. Setelah Tuhan Allah selesai menciptakan alam semesta, pada hari terakhir Dia menciptakan manusia. Ketika manusia tercipta sempurna, Tuhan melihat bahwa semuanya itu sungguh amat baik (Kej. 1:31). Itulah tujuan manusia diciptakan, yaitu untuk kebaikan. Sayangnya, dosa merusak tujuan Allah yang berkehendak mencipta manusia demi kebaikan. Maka, yang kemudian muncul dalam diri manusia adalah egoisme, keserakahan, kejahatan, keangkuhan, ketidakpedulian, serta pemuasan nafsu diri. Akan tetapi, tanpa memedulikan kepentingan sendiri, Kristus rela datang untuk menebus seluruh dosa manusia (1 Pet. 1:18-23). Dengan demikian, oleh pengurbanan-Nya kita dapat dilahirkan kembali (1 Pet. 1:3). Melalui pengurbanan-Nya itu, kita bisa mendapatkan hidup yang baru di dalam Kristus. Kita pun menjadi bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri. Supaya kita dapat memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kita keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib (ay. 9). Jadi, bagaimana kita sekarang bisa memberitakan perbuatan perbuatan Allah yang besar itu? Yakni dengan “berbuat baik”—memiliki cara hidup yang baik—agar orang-orang yang hidup dalam kegelapan (orang durjana dan pemfitnah) dapat memuliakan Allah pada hari Dia melawat mereka (ay. 12). (SST) DOSA MEMBUAT TUJUAN PENCIPTAAN KITA MENYIMPANG;PENEBUSAN KRISTUS MENGEMBALIKAN KE HAKIKAT SEMULA


Berita Terkait