PAHLAWAN IMAN

Administrator - Selasa,10 November 2015 - 13:33:08 wib
PAHLAWAN IMAN
old.jawaban.com

RADAR RENUNGAN - Januari 2015, dunia terguncang. Wartawan Kenji Goto yang berhati lembut dipenggal kaum ekstrimis di Syria. Goto telah menerima Tuhan Yesus pada 1997. Lalu ia bertekad melayani, khususnya dengan mengunjungi anak-anak dan orang miskin korban perang. "Aku menyaksikan tempat-tempat yang paling mengerikan dan mempertaruhkan hidupku. Tapi entah bagaimana, Tuhan selalu menyelamatkanku, " begitu cuitan Goto di Twitter yang menyebar luas.

Di setiap zaman, Tuhan membangkitkan pahlawan iman yang rela menyaksikan imannya melalui tindakan nyata. Memberitakan kasih Kristus yang mengampuni, menyelamatkan, dan mendamaikan, di tengah dunia yang dilanda kebencian. Merekalah rasul Kristus abad modern. Yang terpenggal kepalanya, tetapi makin bersinar imannya. Seperti Paulus, yang menjelang akhir hidupnya sebagai martir berseru, "Darahku sudah mulai dicurahkan dan saat kematianku sudah dekat. Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir, dan aku telah memelihara iman" (ay. 7). Ia menantikan mahkota kebenaran, yang dikaruniakan kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya (ay. 8).

Bagaimana seseorang meninggal, sebenarnya tak jadi soal. Yang lebih serius adalah: bagaimana dan untuk apa kita hidup? Ke mana kita pergi setelah meninggal? Sungguhkah Kristus menjadi Juruselamat dan Tuhan atas hidup kita? Sungguhkah hidup kita memberkati banyak orang hingga mereka memuliakan Bapa di surga? Inilah pertanyaan-pertanyaan penting yang mesti segera ditanggapi. --Susanto/Renungan Harian

* * *
BAGAIMANA KITA MATI BUKANLAH PERSOALAN PENTING.
BAGAIMANA DAN UNTUK APA KITA HIDUP, ITU JAUH LEBIH PENTING.
Ayat Alkitab: 2 Timotius 4:1-8

Penuhilah panggilan pelayananmu

 
4:1 Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:


4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.


4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.


4:4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.


4:5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!


4:6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.


4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.


4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya. (Alkitab Mobile SABDA)




Berita Terkait