Fenomena Danau PLTA Koto Panjang

Administrator - Senin,12 Oktober 2015 - 13:15:00 wib
Fenomena Danau PLTA Koto Panjang

PULAU GADANG (RRN) - Kabupaten Kampar menyimpan potensi wisata yang luar biasa. Banyak objek wisata alam yang belum dioptimalkan potensinya dalam rangka mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) maupun mendongkrak ekonomi masyarakat di beberapa kawasan wisata tersebut. Salah satu potensi wisata itu adalah Danau PLTA Koto Panjang.


Danau yang terbentuk karena pembangunan proyek PLTA Koto Panjang itu sangat mudah dijangkau. Dari ibu kota Kabupaten Kampar atau Kota Bangkinang ke PLTA Koto Panjang hanya berjarak sekira 30 kilometer atau setengah jam perjalanan.


Danau ini membentang di atas perkampungan desa-desa dan kelurahan di Kecamatan XIII Koto Kampar mulai dari Pulau Gadang, Muara Mahat, Tanjung Alai, Batu Bersurat, Koto Tuo, Pongkai, Gunung Bungsu hingga  Muara Takus.


Potensi wisata di Danau PLTA Koto Panjang ini terbilang belum tersentuh pihak investor. Selama ini masyarakat maupun pemerintah cenderung membiarkan danau ini tanpa ada upaya untuk mengembangkannya menjadi salah satu objek wisata yang bisa dikunjungi banyak orang.

Namun perlahan tapi pasti, beberapa tahun terakhir masyarakat mulai bergerak untuk mengelola danau ini. Beberapa warga mulai memanfaatkan program pemerintah seperti membentuk kelompok sadar wisata atau Pok Darwis. Pertama kelompok ini muncul di Desa Tanjung Alai.


Namun belakangan ini, sekelompok anak muda dan masyarakat nelayan di Desa Pulau Gadang juga mulai melirik dan akhirnya membentuk Kelompok Sadar Wisata Kampuong Danau Koto Panjang.
Melalui musyawarah yang melibatkan aparat desa setempat, masyarakat, tokoh masyarakat dan nelayan itu sendiri maka musyawarah akhirnya memberikan kepercayaan kepada Wowon, S.IP, salah seorang pemuda di Desa Pulau Gadang memimpin organisasi yang nantinya juga akan menjadi binaan Kementrian Pariwisata RI tersebut.


Kepada wartawan, Rabu (7/10/2015) ketua Pok Darwis Kampuong Danau Koto Panjang Wowon mengungkapkan, pembentukan Pok Darwis Kampuong Danau PLTA Koto Panjang ini akhirnya mendapat respon positif dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar.


Senin (6/10/2015) kemarin Kepala Dinas Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar H Syamsul Bahri bersama Sekretaris dinas tersebut Heri Susanto dan jajarannya mengundang Kepala Desa Pulau Gadang Abdul Razak, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pulau Gadang Syofian Datuk Majo Sati serta dirinya selaku ketua Pok Darwis audiensi di kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar.
Sebelumnya, pembentukan kelompok sadar wisata ini juga mendapat tanggapan positif dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kampar Rahmat Jevary Juniardo yang juga merupakan anggota DPRD Kampar dari daerah pemilihan IV. Namun Wowon berharap SK Pok Darwis yang dipimpinnya ini segera dikeluarkan Disparpora Kampar.


"Alhamdulillah pembentukan kelompok sadar wisata ini telah didukung oleh Disparpora Kampar. Kami dari kelompok dan masyarakat Pulau Gadang menyambut gembira dukungan yang diberikan oleh Pemkab Kampar melalui Disparpora. Mudah-mudahan SK pengurus keluar dalam waktu dekat," ungkap Wowon.


Menurut Wowon, dengan adanya potensi wisata di Pulau Gadang bisa dikelola oleh pemuda dan masyarakat setempat sehingga bisa meningkatkan ekonomi pemuda dan masyarakat dan memberikan pendapatan kepada desa dan Pemkab Kampar.


Beberapa wisata yang bisa dinikmati oleh wisatawan di Danau PLTA Koto Panjang, khususnya dalam area Desa Pulau Gadang adalah area memancing dan menjaring berbagai jenis ikan seperti toman, baung, geso, balido, barau, tapa, geso dan berbagai jenis ikan favorit lainnya di Sungai Kampar.
Pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam di kawasan danau seperti pulau-pulau kecil, dan air terjun Tambang Mughai dan Batu Angkut. Beberapa bulan terakhir, kedua jenis air terjun ini mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal bahkan manca negara.


Air terjun ini berada di kawasan hutan yang berada di seberang danau. Dengan terbentuknya Pok Darwis Kampuong Danau PLTA Koto Panjang ini masyarakat berharap pemerintah daerah maupun provinsi dan pusat mengalokasikan bantuan penambahan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan Pok Darwis.
"Pok Darwis Kampuong Danau siap untuk memfasilitasi wisatawan menikmati sensasi Danau PLTA Koto Panjang," pungkas Wowon. (rlsfn)