Khas Masyarakat Inhil, Lemang dan Tapai Pulut di Hari Raya Idul Adha

Administrator - Jumat,25 September 2015 - 11:23:11 wib
Khas Masyarakat Inhil, Lemang dan Tapai Pulut di Hari Raya Idul Adha
Kuliner khas Kabupaten Inhil sampai saat ini masih lestari. Sejumlah masyarakat tengah masak lemang dan tapai puluh untuk Hari Raya Idul Adha./FOTO: riauterkini

MANDAH (RRN) - Di Kabupaten Indragiri Hilir ada penganan khas saat lebaran Idul Fitri dan Idul Adha, yakni lemang dan tapai pulut (ketan) yang dihidangkan di hari pertama lebaran. Biasanya satu hari menjelang lebaran, warga di Inhil sudah sibuk membuat lemang dan tapai tersebut. Ada dua macam lemang di Inhil, yang dari ketan putih dan hitam.


Lemang di Inhil, beda dengan daerah lainnya yang dimasak dalam bambu dan dibakar, lemang khas Inhil ini digulung dengan selembar daun pisang. Gulungan daun bambu berisi tepung beras dicampur santan kelapa dan sudah dicetak bundar ini kemudian dimasukkan ke dalam gulungan daun pisang lalu direbus dalam air sampai matang. "Lemang dan tapai pulut ini memang menjadi makanan khas Inhil setiap hari lebaran Idul Fitri dan Idul Adha," ungkap Zulfahmi, warga Desa Bekawan, Kecamatan Mandah kepada awak media.


Biasanya, lemang ini lebih nikmat disantap hangat-hangat. Cara mengonsumsi lemang dengan rendang daging dan ayam, telur, dan lauk-pauk lainnya), atau ada juga yang memakannya dengan buah-buahan seperti durian.  (teu/rtc)