Panwasrah Ungkap Strategi Pelaksanaan PON XX Papua Agar Sukses

Administrator - Sabtu,14 Agustus 2021 - 05:28:58 wib
Panwasrah Ungkap Strategi Pelaksanaan PON XX Papua Agar Sukses
Ketua Panwasrah PON XX Papua Mayjen TNI (Purn) Suwarno menghadiri Diskusi Media FMB9 yang bertajuk

RADARRIAUNET.COM : Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan mengutamakan aturan-aturan yang termaktub dalam kebijakan protokol kesehatan (prokes) yang ketat selama berlangsungnya kompetisi tersebut.

Sehingga, wabah global Covid-19 tidak dapat menyebar di sana ketika ajang olahraga ini sedang digelar dalam beberapa waktu ke depan.

Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Pekan Olahraga Nasional XX Papua Mayjen TNI (Purn) Suwarno mengatakan, setiap kontingen yang menjadi bagian dari ajang ini harus melakukan skrining atau tes Covid-19 semenjak berada di wilayah asal.

a1 (2)

Setelah dipastikan terbebas dari ancaman virus berbahaya baru dapat menuju ke tempat berlangsungnya PON.

Setibanya di lokasi penyelenggaraan PON XX Papua, kontingen olahraga melakukan skrining kembali. Sambil melakukan karantina di fasilitas yang telah disediakan panitia dalam ajang kompetisi nasional tersebut.

Hal itu dilakukan demi memastikan setiap anggota kontingen olahraga itu terbebas dari virus Covid-19.

“Sebelum berangkat ke tempat kompetisi PON XX Papua, sudah dilakukan pengecekan COVID-19," ujar Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Pekan Olahraga Nasional XX Papua Mayjen TNI (Purn) Suwarno dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk "Siap Berlaga di PON XX Papua" pada Jumat 13 Agustus 2021.

a2 (3)

Selanjutnya, ketika para kontingen olahraga dari berbagai provinsi tiba di wisma yang telah disediakan oleh panita PON XX Papua, anggota kontingen wajib melakukan isolasi.

Setiap anggota kontingen tidak boleh saling berinteraksi dengan sesama kontingen yang lainnya. Hal tersebut harus dilakukan selama penyelenggaraan PON XX selesai diadakan.

"Masuk ke wisma mereka tidak boleh terlalu banyak kontak sesamanya maupun dengan orang di luar," tuturnya.

Mengingat, ajang olahraga tingkat internasional tersebut sukses diselenggarakan di masa pandemi saat ini.

Jadi, setiap penyelenggaraan di sana akan diimplementasikan pada perhelatan ajang olahraga nasional POIN XX Papua dalam
beberapa waktu ke depan.

"Olimpiade Tokyo itu benar-benar sangat ketat dalam menerapkan protokol kesehatannya," imbuhnya.

a3 (4)

Senada apa yang disampaikan Suwarno terkait aturan ketat penyelenggaraan olahraga, atlet yang baru saja bahu membahu mengharumkan nama bangsa di pesta Olimpyade Tokyo 2021, Nurul Akmal menyampaikan protokol kesehatan menjadi syarat mutlak yang harus dijaga.

“Kesehatan itu menjadi hal yang utama. Sarana Prokes juga harus menjadi perhatian untuk selalu tersedia,” katanya.

Pada kesempatan ini Amel, sapaan akrabnya bercerita bagaimana bertanding di tengah suasana dunia dilanda pandemi Covid-19, dirasakan berbeda dan butuh perjuangan lebih.

Atlet andalan Indonesia di cabang angkat besi ini pun menjadikan pengalaman di Tokyo, bertanding di saat pandemi sebagai modal meraih prestasi di PON XX Papua.

Ia akan bertanding membawa nama Provinsi Aceh pada PON XX Papua, Oktober mendatang.

“Pengalaman bertanding di Tokyo berbeda karena pandemi Covid-19. Tak ada sorak sorai penonton. Ini bisa jadi modal untuk kemungkinan kondisi yang sama di PON Papua nanti,” katanya.

Sementara atlet cabang olahraaga Kempo andalan Provinsi Papua di PON XX nanti Charlie Matatar mengaku siap berprestasi lebih karena selain sebagai tuan rumah, latihan dan disiplin yang dilakukan selama ini, menjadi kunci utama.

“Disiplin lain, tentu adalah menjalanka protokol kesehatan yang ketat sehingga penyelenggaraan PON nanti tidak hanya prestasi atlet, tapi prestasi sebagai tuan rumah dalam menjalankan pesta olahraga di tengah pandemi, berhasil,” katanya.

Matatar merupakan atlet nasional Kempo Indonesia yang berlaga di SEA Games XXVII tahun 2013 ini pun berambisi mempersembahkan medali emas untuk daerahnya.

Terkait kesiapan venue-venue pertandingan, secara khusus Matatar memberikan apresiasi kepada penyelenggara yang dikatakannya serius dalam menyelesaikan pembangunan dan fasilitasnya.

“Mantab. Secara umum sudah siap. Memang ada beberapa yang belum rampung, namun rasanya hanya tinggal penyelesaian akhir saja,” katanya.

Mayjen TNI (Purn) Suwarno selaku Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) kembali menegaskan yang berkaitan dengan teknis penyelenggaraan PON XX dari persiapan venue, akomodasi, hingga peralatan, optimis dapat segera diselesaikan pada akhir Agustus 2021.

Seluruh instansi pemerintah baik pusat dan daerah dikatakannya tengah berupaya seoptimal mungkin dalam memastikan
penyelenggaran PON XX berjalan dengan sukses.

Adanya kolaborasi antar berbagai pemangku kepentingan di atas, disinyalir akan membuat penyelenggaraan PON XX Papua dapat berjalan dengan lancar. 

Sudah mendekati waktu-waktunya penyelengaaran PON XX Papua, semua sudah hampir selesai saat ini. Akhir Agustus ditargetkan selesai," pungkasnya.

Kegiatan FMB9 juga bisa diikuti secara langsung di www.fmb9.go.id, FMB9ID_(Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID_IKP (Youtube). (FMB9/TRI/VR/TR)