Minggu 26 Juli, Kasus Positif Corona di DKI Tembus 19 Ribu

Administrator - Senin,27 Juli 2020 - 06:28:31 wib
Minggu 26 Juli, Kasus Positif Corona di DKI Tembus 19 Ribu
Komunitas Transjakarta melakukan sosialisai dengan berpenampilan "Manusia Covid" di Halte Transjakarta Harmoni, Jakarta, 15 Juli 2020. CNNI

RADARRIAUNET.COM: Kasus positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di DKI Jakarta pada Minggu (26/7/2020) secara total akumulatif menembus 19 ribu.
Pada pemutakhiran data terbaru, akhir pekan ini terjadi peningkatan 378 kasus dibandingkan hari sebelumnya sehingga positif Covid-19 total jadi 19.001 pasien.

Dari jumlah terpapar itu, yang sembuh bertambah 334 orang pada Minggu ini sehingga jumlah total menjadi 11.886 orang. Sementara, untuk pasien meninggal dunia pada Minggu ini ada penambahan empat orang menjadikan total yang wafat sebanyak 772 orang.

Sehari sebelumnya, Sabtu (25/7), jumlah akumulatif Covid-19 di DKI sebanyak 18.623 kasus. Sejauh ini rekor tambahan harian tertinggi Covid-19 di DKI terjadi pada 21 Juli lalu yakni 441 kasus.

Hingga Jumat ini, sebanyak 1.491 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit (hari sebelumnya 1.410 orang) dan 4.852 orang melakukan isolasi mandiri atau self isolation di rumah termasuk Wisma Atlet (sebelumnya 4.730 orang).

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta tidak menggunakan istilah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), namun menggunakan istilah suspek, probable, pelaku perjalanan, kontak erat, dan discarded.

Berdasarkan laman corona.jakarta.go.id, untuk suspek berjumlah 55.366 orang (sebelumnya 55.104 orang), yang sudah selesai menjalani isolasi berjumlah 50.149 orang (hari sebelumnya 49.093), suspek yang masih menjalani isolasi di rumah sebanyak 1.434 orang (sebelumnya 1.747 orang), sedangkan suspek yang masih menjalani isolasi di RS sebanyak 1.557 orang (sebelumnya 2.070 orang) dan yang meninggal sebanyak 2.226 orang (sebelumnya 2.194 orang).

Untuk pasien berstatus probable sebanyak 313 orang (hari sebelumnya 42 orang), yang sudah selesai menjalani isolasi berjumlah 38 orang dan yang meninggal sebanyak 275 (sebelumnya empat orang).

Untuk Pelaku Perjalanan berjumlah 1.928 orang (sebelumnya 1.923 orang), yang sudah selesai menjalani isolasi berjumlah 1.822 orang (sebelumnya 1.817 orang) dan yang masih menjalani isolasi di rumah sebanyak 106 orang.

Untuk Kontak Erat berjumlah 89.951 orang (sebelumnya 89.710 orang), yang sudah selesai menjalani isolasi berjumlah 80.285 orang (sebelumnya 79.708 orang), yang masih menjalani isolasi di rumah sebanyak 9.666 orang (sebelumnya 10.002 orang).

Sedangkan, untuk discarded sebanyak 5.818 orang (sebelumnya 5.591 orang), yang telah selesai isolasi sebanyak 5.817 orang (sebelumnya 5.591 orang) dan yang meninggal sebanyak satu orang.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menyatakan sampai dengan 25 Juli 2020 sudah ada 517.465 sampel (sebelumnya 510.518 sampel) yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak Virus Corona (Covid-19) di lima wilayah DKI Jakarta.

Untuk tes PCR pada 25 Juli 2020, dilakukan pada 4.925 orang. Sebanyak 4.286 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru (yang awalnya terdeteksi pada hasil reaktif pengujian rapid test) dengan hasil 378 positif dan 3.908 negatif.

Sementara itu, untuk tes cepat (rapid test) sudah diikuti total sebanyak 295.072 orang telah menjalani rapid test, persentase positif Covid-19 sebesar 3,5 persen setara dengan 10.438 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 284.634 orang dinyatakan nonreaktif.

 

 

ANT/CNNI/RRN