Prabowo Tak Undang Jokowi di HUT Gerindra: Malu Kecil-kecilan

Administrator - Jumat,07 Februari 2020 - 12:02:41 wib
Prabowo Tak Undang Jokowi di HUT Gerindra: Malu Kecil-kecilan
Ketum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto: CNNI

RADARRIAUNET.COM: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tak mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Partai Gerindra, Kamis (6/2). Prabowo beralasan acara ulang tahun itu hanya dirayakan kecil-kecilan sehingga tak pantas mengundang Jokowi.

"Kecil-kecilan, malu," ujar Prabowo saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/2).

Prabowo merayakan HUT Gerindra bersama para kader. Prabowo menyatakan peringatan ulang tahun itu hanya digelar bagi internal Partai di DPP Gerindra.

"Kecil-kecilan itu. Intern," kata pria yang juga Menteri Pertahanan tersebut.

Meskipun demikian, dalam peringatan HUT Gerindra, Prabowo turut mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Gerindra adalah partai pengusung Anies dalam Pilkada DKI Jakarta 2017,menyitat dari CNNI Kamis (06/02/2020).

Dalam peringatan ulang tahun Gerindra tersebut, Prabowo sempat menyapa Anies. Prabowo menyebut mantan mendikbud itu sudah berhati Gerindra meski belum menjadi kader. Anies lantas tersenyum mendengar ucapan Prabowo.

Utang Kader yang Belum Dibayar

Saat kegiatan peringatan ulang tahun ke-12 Gerindra tersebut, Prabowo mengaku digelar sederhana karena sudah habis-habisan mengeluarkan pendanaan untuk membiayai kampanye Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019.

"Kita enggak mau gembar gembor dan biaya terbatas. Abis satu tahun pemilu habis-habisan," kata Prabowo di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (6/2) siang.

Tak hanya itu, Mantan Danjen Kopassus itu turut menyinggung utang kepada sejumlah kader Gerindra usai Pemilu 2019 selesai. Hal itu pula yang mendasari HUT Gerindra kali ini digelar secara sederhana.

Ia lantas memandangi sejumlah kadernya seperti Sandiaga Uno dan Hasyim Djojohadikusumo yang hadir.

"Kalian senyum-senyum tapi kalian itung-itung juga utang kalian yang belum dibayar. Pak Sandi juga senyumnya agak ada kecut-kecutnya dikit gitu. Pak Hashim juga saya lihat," kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo turut menjelaskan alasan Partai Gerindra bergabung ke pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia menegaskan ingin mewujudkan 5 janji kampanye kepada masyarakat saat Pilpres 2019 berlangsung.

Lima janji di Pilpres 2019 itu adalah swasembada pangan, swasembada energi dan bahan bakar, swasembada dan kedaulatan air, melawan korupsi, dan membangun pertahanan yang kuat.

Meski demikian, ia menyatakan Gerindra hanya diberikan dua kursi menteri Jokowi yakni kursi Menteri Pertahanan dan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Melihat hal itu, ia menyatakan baru bisa mewujudkan 2 dari 5 janji kampanye kepada masyarakat Indonesia.

"Kita mungkin bisa membantu kesejahteraan nelayan-nelayan kita. Tapi juga kita harapkan dari kelautan dan perikanan kita bisa menambah protein untuk rakyat kita yang miskin.

Kita bisa membantu biar anak-anak kita tidak stunting, bisa dapat protein dari laut juga bisa menambah devisa untuk rakyat dan bangsa Indonesia. Dan melalui pertahanan, kita bisa menjamin kedaulatan dengan Indonesia," kata dia.

Diketahui, Prabowo maju bersama pasangannya Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Pasangan itu kalah dari pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Kini, Prabowo bergabung dengan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dengan menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

 

RR/DRS/CNNI