Transparansi Aset Daerah

Gubri Luncurkan Layanan Digital RESAM

Administrator - Jumat, 28 Juni 2019 - 11:39:07 wib
Gubri Luncurkan Layanan Digital RESAM
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meluncurkan aplikasi layanan digital pengelolaan barang milik daerah. Layanan tersebut bernama Riau Elektronik Sistem Aset Manajemen (RESAM).

PEKANBARU : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meluncurkan aplikasi layanan digital pengelolaan barang milik daerah. Layanan tersebut bernama Riau Elektronik Sistem Aset Manajemen (RESAM).

Layanan berupa informasi digital tentang aset daerah yang dapat diakses melalui perangkat seluler (android) ini diluncurkan langsung oleh Gubernur Riau, Syamsuar.

"Layanan ini merupakan upaya kita untuk pengelolaan barang milik daerah lebih baik lagi," kata Syamsuar saat sosialisasi Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun anggaran 2020 bersama Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Syarifuddin dan Ketua DPRD Riau, Septina Primawati seperti sitat cakaplah.com, Jumat (28/6/2019).

Sementara itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah, Syarifuddin, mengapresiasi

Riau menjadi provinsi pertama menyajikan informasi dilengkapi dengan asetnya.


"Riau yang pertama membuat layanan digital soal aset yang transparan dan bermanfaat untuk menata kondisi barang milik daerah," katanya.

Sedangkan, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Syahrial Abdi menyatakan, layanan ini dapat disajikan dan diakses pada aplikasi ini ditampilkan seluruh Informasi dan kondisi aset Provinsi Riau berdasarkan KIB di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Jadi kita bisa mengakses tidak hanya informasi berupa data tertulis, tapi juga dapat mengetahui kondisi secara visual barang milik daerah. Misalnya kita bisa mengetahui unit kendaraan dinas mulai dari nomor register inventaris, data kendaraan, tahun berapa pembeliannya, jatuh tempo pajak, nama dan jabatan pengguna kendaraan, serta nilai aset," paparnya.

Dia mengatakan, layanan ini merupakan komitmen Pemprov Riau dalam melakulan pembenahan aset secara transparan.

"Ini dilakukan pak Gubernur guna membangun kesadaran bersama untuk berubah bahwa aset daerah benar-benar digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan daerah," ujarnya.


RRN/CKP