Sisi Lain James Wan: Takut Hantu dan Suka Film Romantis

Administrator - Kamis,26 Mei 2016 - 19:09:23 wib
Sisi Lain James Wan: Takut Hantu dan Suka Film Romantis
James Wan kembali menyutradarai sekuel The Conjuring. REUTERS/Mario Anzuoni/cnn
RADARRIAUNET.COM - James Wan boleh dikenal dengan sederet film horor yang ia sutradarai. Ia mulai "meneror" penonton lewat Saw, lalu Dead Silence, Death Sentence, Insidious pertama dan ke-dua, serta yang terbaru The Conjuring dan sekuelnya.
 
The Conjuring 2, yang bakal rilis awal Juni mendatang, dijanjikan oleh aktor utamanya Patrick Wilson bakal lebih menyeramkan dibanding yang pertama. Wan masih menceritakan kisah nyata dari pengalaman pasangan paranormal Ed dan Lorraine Warren.
 
"Akan ada lebih banyak humor, romansa, air mata, dan tentunya horor. Jelas lebih mengerikan," kata Wilson saat berbincang dengan CNNIndonesia.com melalui telepon baru-baru ini. Wan menambahkan, ia berusaha mendekatkan film dengan kejadian aslinya.
 
Berbincang dalam kesempatan yang berbeda, kepada awak media, Wan mengatakan "Saya dan penulis mewawancara Lorraine Warren, Janet dan Margaret Hodgson agar lebih masuk ke cerita aslinya. Saya memasukkan anekdot asli sebanyak mungkin, tapi juga diseimbangkan dengan alur filmnya."
 
Seperti film sebelumnya, The Conjuring 2 sudah memberi efek takut pada penonton 15 menit pertama film. Bukan hanya melalui gambar, tetapi juga efek suara yang membangun ketegangan bagi penonton.
 
Wan mengaku, elemen suara sangat penting di dalam film horor. "Keduanya [gambar dan suara] penting, tapi kalau diminta memilih salah satu saya lebih memilih suara, karena itu memberi ketegangan di film," ia mengatakan.
 
Saat orang takut, lanjutnya, ia lebih memilih menutup telinga alih-alih memejamkan mata.
 
Takut Hantu
 
Wan sendiri sebenarnya penakut. Itu pernah ia akui saat diwawancara Variety. "Sebenarnya saya sangat mudah takut dalam dunia nyata, jadi saya membuat semua di lokasi syuting jadi sangat terang dan menyenangkan saat kamera tak merekam," Wan bercerita ketakutannya.
 
Saat ditodong CNNIndonesia.com, Wan juga mengakui hal itu sambil malu-malu. "Ya, saya takut pada hantu dan hal-hal supernatural," katanya. Tapi sebagai sutradara horor, itu justru menguntungkan. "Itulah kenapa saya bisa membuat film horor, karena saya bisa terkait pada hal-hal yang ditakuti orang."
 
Ia sendiri belum pernah bertemu hantu sungguhan. Jika itu terjadi, Wan melanjutkan, mungkin dirinya akan berhenti membuat film horor. "Itu membuat saya tidak semangat lagi."
 
Lahirnya sutradara berdarah Australia dan Tiongkok di Malaysia, 26 Januari 1977 itu juga memengaruhi kariernya di film horor. Wan mengaku dibesarkan dengan berbagai mitos seputar hal-hal supernatural di Asia Tenggara.
 
"[Asia Tenggara] punya banyak cerita hantu hebat. Mungkin itu kenapa saya sangat tertarik pada dunia itu," tuturnya melanjutkan. Mungkinkah kelak hantu Melayu bakal masuk dalam film Wan? "Saya tidak tahu, terlalu banyak cerita hantu," jawabnya lalu tertawa.
 
Suka Film Romantis
 
Bukan hanya penakut, sisi lain Wan yang selama ini juga tak terkuak adalah tentang film yang biasa ia tonton. Wan lega saat ditanya apa film favoritnya dan tak harus menyebut salah satu judul film horor atau cerita seram.
 
"[Saya suka] semua film. Saya suka sekali menonton film laga, romantis," sebut Wan.
 
Tapi kalau harus memilih satu judul film, dengan tegas ia akan menyebutkan sebuah film lama yang dibintangi Tom Hanks. "Judulnya Joe Versus the Volcano," katanya. Itu merupakan film yang dirilis pada 1990 lalu.
 
Menurut Wan, film itu menyuguhkan gambaran-gambaran fantasi yang indah. "Dan tidak banyak orang yang menontonnya."
 
Film yang dibintangi Hanks dan Meg Ryan itu diarahkan dan ditulis oleh John Patrick Shanley. Menurut keterangan IMDb, film itu merupakan fabel dengan adegan-adegan surealistik, fokus pada sosok Joe Bank (Hanks).
 
Bank yang didiagnosis dengan penyakit tak tersembuhkan memilih keluar dari pekerjaannya dan menerima tawaran "hidup bagaikan raja dan meninggal seperti pria."
 
Namun untuk memenuhi kesepakatan itu, ia harus mau terjun ke dalam perut bumi di Pulau Waponi Woo. Ia bertemu banyak orang dalam perjalanan ke pulau itu, termasuk perempuan cantik bernama Patricia Graynamore (Meg Ryan). Mereka jatuh cinta. 
 
cnn/radarriaunet.com