MENOLONG SADAR

Administrator - Senin,11 April 2016 - 16:10:52 wib
MENOLONG SADAR
Anda tahu gak gambar diatas. Gambar diatas itu tentang larangan merokok yang ada di bungkus rokok di Indonesia.Namun, peringatan ini sering dicela tidak benar-benar ingin menyadarkan konsumen akan bahaya rokok, sekadar kata-kata seram. Ilustrasi
Bacaan: Ibrani 3:7-19
Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan “hari ini”… (Ibrani 3:13)
 
Bacaan setahun: : 2 Samuel 1-2
 
Pada setiap bungkus rokok dicantumkan peringatan: “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin.” Peringatan keras ini juga ditempeli gambar yang “menyeramkan” akibat rokok. Namun, peringatan ini sering dicela tidak benar-benar ingin menyadarkan konsumen akan bahaya rokok, sekadar kata-kata seram.
 
Tidak demikian dengan penulis Ibrani ketika menganjurkan kita untuk saling menasihati. Kita diminta serius, tidak sekadar basa-basi. Juga tidak menunda atau menahan nasihat, peringatan, atau teguran. Itu semua untuk “menyadarkan” orang-orang yang kita kasihi agar tidak tegar hati karena tipu daya dosa, termasuk kebiasaan buruk yang tidak sehat. 
 
Sadar itu memahami dan menerima realitas. Ada orang yang cepat sadar, tetapi ada yang meski kesalahannya sudah menahun tak juga kunjung sadar. Ada orang yang sadar ketika “ledakan besar” sudah terjadi, tetapi ada juga yang cepat sadar meski tanpa melihat “percikan api”. Dan, ada saja orang yang tidak sadar meski keadaan memburuk, terus memburuk, dan semakin memburuk. 
 
Firman Tuhan menuntun hati kita untuk mau membantu orang-orang yang terpenjara dalam kebiasaan buruk, menolong mereka berbalik dari jalan yang sesat, dan menyelamatkan jiwa mereka dari maut (Yak. 5:19-20). Kita bisa dengan bijak memberi nasihat, peringatan, atau teguran untuk menolong mereka sadar. Tidak dengan menyerang orangnya, tetapi membidik sikap atau perbuatannya yang salah.—ASA
 
TEGURAN YANG MENYADARKAN LEBIH BAIKDARIPADA PUJIAN YANG MELENAKAN
 



Berita Terkait