Bentuk Posko 24 Jam Untuk Pelayanan Kesehatan Asap

Administrator - Senin,26 Oktober 2015 - 11:18:45 wib
Bentuk Posko 24 Jam Untuk  Pelayanan Kesehatan Asap

BENGKALIS  (RRN) - Saat ini kabut asap di seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis, khususnya dalam beberapa hari belakangan ini semakin pekat. Begitu pula Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU)/Pollutant Standar Index, yaitu lebih besar 300 (> 300) psi yang terjadi akibat asap kiriman dari Kebakaran Lahan dan Hutan di daerah lain.


Pekatnya kabut asap tersebut, bukan saja mengganggu jarak pandang, tetapi juga menyebabkan kualitas udara di daerah ini sekarang sangat tidak sehat sampai dengan status berbahaya. Hal ini jelas berdampak negatif terhadap masalah kesehatan masyarakat. “Untuk mencegah timbulnya penyakit dan korban jiwa sebagai dampak pekatnya kabut asap dimaksud, melalui Dinas Kesehatan, seluruh Kepala UPT Puskesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, sudah kami instruksikan untuk mengambil langkah-langkah dan tindakan yang harus segera dilakukan,” jelas Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie.


Adapun tindakan yang dimaksud Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Riau itu, yaitu, pertama, memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya pekatnya kabut asap dimaksud. Kedua, membentuk Posko 24 jam dalam memberikan pelayanan kesehatan, pada semua Puskesmas Rawat Inap. Ketiga, memberikan informasi keberadaan Posko dengan membuat tanda Posko Asap di setiap Puskesmas, Pukesmas Pembantu, Poskesdes/Polindes.


Keempat, melakukan kerjasama dan kemitraan pada Unit Pelayanan Kesehatan Swasta  untuk melaporkan penyakit akibat dampak kabut asap setiap hari kepada Puskesmas. Kelima, melaporkan kasus-kasus penyakit akibat dampak kabut asap dimaksud setiap hari ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis. “Kemudian yang juga tidak kalah penting, layani semua warga yang terkena dampak kabut asap dengan sebaik-baik, sepenuh hati dan setulus hati, serta tidak sesuka hati,” tegasnya. (hum)