Pihak Keluarga yang Mau Jemput Jamaah Haji di Batam Silahkan Saja, Tapi Ini Aturan Mainnya

Administrator - Kamis,01 Oktober 2015 - 13:19:07 wib
Pihak Keluarga yang Mau Jemput Jamaah Haji di Batam Silahkan Saja, Tapi Ini Aturan Mainnya

SELATPANJANG  (RRN) - Bagi pihak keluarga yang ingin menjemput jamaah haji asal Kepulauan Meranti, Riau, di Kota Batam Kepulauan Riau, tidak ada yang melarang. Namun, karena masih ada aturan main dari Pemda Meranti (Kemenag, red) pihak keluarga hanya diizinkan satu orang mendampingi jamaah haji selama perjalanan Batam-Selatpanjang.

Aturannya sebagaimana disampaikan Kasi Haji Kemenag Meranti Hasbullah. Kata Hasbullah, mereka telah menggelar rapat dengan banyak pihak terkait penjemputan jamaah haji.

Kata Hasbullah, Jamaah Haji asal Kepulauan Meranti akan pulang dengan penerbangan Flight SV5506. Mereka berangkat dari Jeddah tanggal 9 Oktober 2015, pukul 11 waktu setempat (arab, red).

Sampai di Kota Batam tanggal 10 sekitar pukul 12.30 WIB. Jamaah akan dikarantina selama satu hari, kemudian tanggal 11 pagi, jamaah akan pulang ke Kepulauan Meranti.

Saat pulang ke Kepulauan Meranti ini, Pemda menyediakan Ferri. Namun, bagi keluarga jamaah haji yang sampai ke Batam, Pemda akan membatasi, dengan artian tidak semua keluarga akan dibawa dengan ferri yang sama.

"Mereka silahkan ke Batam, dengan ongkos ditanggung masing-masing. Pulangnya, kita sepakati hanya satu orang pihak keluarga yang mendampingi dari Batam ke Kepulauan Meranti," ujar Hasbullah.

Rencananya keberangkatan jamaah haji itu dari Batam pukul 07.30 WIB menggunakan Batam Jet. Setiba di pelabuhan Tanjungharapan Selatpanjang, jamaah haji akan disambut dengan beras kunyit dan kompang.

Kemudian, jamaah haji akan dibawa pakai becak menuju Masjid Raya Darul Ulum Jalan Siak. Di sini akan ada penyambutan oleh Pj Bupati Kepulauan Meranti Drs H Edy Kusdarwanto MM, dilanjutkan dengan kesan dan pesan dari jamaah haji. "Kemudian doa. Acara tidak lama, jamaah haji pasti sudah kangen dan ingin segera berkumpul bersama keluarga," kata Hasbullah lagi.(zal/fn)