Warga Enok Heboh, Tangki Air PAMSIMAS Mengeluarkan Gas

Administrator - Rabu,30 September 2015 - 12:02:49 wib
Warga Enok Heboh, Tangki Air PAMSIMAS Mengeluarkan Gas
Tiba-tiba mancis yang dinyalakan warga sebagai penerang di mulut tangki air Pamsimas di Parit Kunyit, Enok Inhil, disambar api. Wargapun heboh karena diduga air dalam tangki mengandung gas./FOTO: riauterkini

ENOK (RRN) - Warga Parit Kunyit, Dusun Melati, Desa Sungai Ambat, Kecamatan Enok dihebohkan sumur bor PAMSIMAS mengeluarkan gas. Menurut keterangan Kepala Dusun Melati, Amir, kejadian ini awalnya diketahui warga bernama Bahrul Ulum saat menghidupkan mesin air untuk mengisi tangki penampungan air PAMSIMAS. "Saat Bahrul ingin mengecek ke dalam tangki, apakah sudah penuh atau belum, ia menghidupkan mancis sebagai peneranga. Tiba-tiba ada percikan api yang menyambar dari dalam tangki," cerita Amir kepada awak media.


Mendapatkan fenomena aneh ini, Bahrul langsung bergegas turun dari menara tangki dengan ketinggian sekitar 5 meter ini dan menyampaikan kejadian ini kepada warga lainnya.


Besoknya, Amir bersama warga lainnya mencoba apakah masih ada semburan gas dari dalam tangki yang terletak dekat rumah Muhammad Dahli, Ketua RT 8/ RW 4 tersebut, dengan menggunakan pelepah sawit yang dikasih sumbu ia menyulut ke arah mulut tangki tersebut, ternyata masih menyambar. "Sebelumnya sejak sumur bor PAMSIMAS ini dibangun sekira tahun 2012 tidak pernah ada kejadian seperti ini. Anehnya, semburan seperti gas ini berlangsung saat mesin pompa air dihidupkan untuk menyedot air, kalau tidak hidup mesinnya tidak ada," jelasnya.


Sejak kejadian ini, warga masih tetap menggunakan air dari sumur ini, untuk keperluan mandi dan mencuci, namun tidak ada pula hal aneh yang dialami saat menggunakan air tersebut. "Kami hanya menggunakan air ini untuk mandi dan mencuci saja, tapi sejak kejadian ini tidak ada apa-apa pula saya menggunakan air ini," imbuhnya. Lagi pula belum ada himbauan dari pihak instansi terkait mengenai apakah air di sumur ini boleh digunakan atau tidak.


Hari ini, disebutkan Camat dan Kapolsek Reteh beserta Upika dan pihak aparatur Desa Sungai Ambat sudah melihat ke lokasi dan kembali mencobanya, ternyata masih adanya seperti semburan gas tersebut. "Tadi dicoba lagi saat ada kunjungan pak Camat dan Kapolsek Enok, masih menyambar dari mulut tangki tersebut saat disulut api," tandasnya. (teu/rtc)