Oknum Polantas Nyaris Dihakimi Warga

Administrator - Senin,15 November 2021 - 19:47:49 wib
Oknum Polantas Nyaris Dihakimi Warga
Oknum Polantas di Medan nyaris dihakimi warga. Foto: TRB

RADARRIAUNET.COM: Institusi Polri di Sumut kembali menjadi sorotan masyarakat Indonesia, sekaligus jadi pergunjingan.

Belum lama kasus istri tahanan dicabuli dan diperas oleh oknum Polisi di Medan, kini giliran oknum Polantas di Medan yang memeras seorang pengendara.

Banyaknya kasus kejahatan yang dilakukan oleh oknum Polisi membuat kepercayaan ke institusi Polri anjlok.

Hal itu terjadi paska Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai telah sukses mengubah wajah Kepolisian RI.

Lantaran moralnya tak mencerminkan anggota Polisi, warga sekitar nyaris menghakimi oknum Polisi tersebut.

Warga mengira oknum Polantas tersebut adalah Polisi gadungan lantaran memeras seorang pengendara wanita.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Dr Mansyur, Kecamatan Medan Sunggal, tepatnya di depan Masjid Istiqamah.

Kepala Lingkungan 9, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Budiman Sihombing menjelaskan, modus yang dipakai pelaku yakni menilang korban yang sedang berkendara.

"Dengar informasi katanya dia (Polisi) mau nilang cewek itu," kata Budiman kepada Tribun-medan.com

Ia mengatakan, saat ditilang korban dimintai sejumlah uang oleh pelaku, warga yang curiga melihat gerak gerik polisi itu langsung mendekatinya, dan hampir menghakimi polisi tersebut.

"Kata korban tadi polisi itu dia dari satlantas, mau menilang korban ini, katanya ada minta duit, wargalah yang mengamankan pelaku dan korban," tuturnya menyitat pekanbaru.tribunnews.

Sementara itu, Panji seorang warga yang berada di lokasi mengatakan, dirinya mendengar adanya keributan tadi.

Panji juga sempat mendengar adanya seorang polisi gadungan yang diamankan.

"Tadi dengar-dengar ada polisi gadungan meras orang di jalan. Terus diamankan di bawalah polisi itu ke pos kamling," ujarnya.

Tak lama, seorang Provos dari kepolisian bernama Ipda R Nainggolan tiba dilokasi dan mengamankan polisi yang diduga gadungan itu.

"Iya dia memang anggota polisi, mau dia polisi atau bukan tetap kami proses. Ini kita bawa ke Polsek Sunggal," sebutnya.

Berdasarkan pengamatan awak media di lokasi kejadian, ratusan warga telah memadati lokasi kejadian.

Warga yang geram berteriak agar polisi tersebut dikeluarkan dari dalam pos kamling.

Lalu, sebuah mobil tiba dilokasi dan membawa polisi tersebut dan korban ke Polsek Sunggal untuk dilakukan pemeriksaan.

RR/TRB