519 Warga Siak Terserang ISPA akibat Kabut Asap

Administrator - Kamis,08 Agustus 2019 - 11:41:44 wib
519 Warga Siak Terserang ISPA akibat Kabut Asap
Petugas berusaha memadankan lahan yang terbakar di Kabupaten Siak.cakaplah.com pic

SIAK : Sebanyak 519 warga Kabupaten Siak, Riau terserang penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) selama Juli-Agustus 2019 yang sebagian besarnya akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan.

"Penyakit akibat dampak karhutla yang menimbulkan asap Agustus ini ada ISPA sebanyak 124 orang yang tersebar di 15 kecamatan di Siak," Cakap Kepala Dinas Kesehatan Siak, Toni Chandra seperti sitat cakaplah.com, Kamis (8/8/2019).

Sebelumnya pada bulan Juli lalu yang terpapar ISPA adalah sebanyak 395 orang sehingga keseluruhannya pada Juli dan Agustus sebanyak 519 orang. Kebakaran lahan yang menimbulkan kabut asap diperkirakan sudah terjadi sejak Juli lalu di Kabupaten Siak.

Selain ISPA, selama Juli-Agustus ini sejumlah warga Siak juga terserang penyakit akibat kabut asap. Diantaranya pneumonia, penyakit pernafasan yang menyerang balita 4 orang, asma 13 orang, iritasi kulit dan mata masing-masing 21 dan 116 orang.


Sebagai antisipasi, Toni mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 21.400 masker yang sudah tersebar di pusat kesehatan masyarakat dan rumah sakit. Menurutnya ini juga sudah diditribusikan untuk anak sekolah.

"Ini tidak dipungut biaya, kalau butuh lagi silahkan diambil ke gudang kesehatan," ujar Toni.

Dia menekankan kembali bahwa kabut asap tersebut bisa mengganggu kesehatan terutama anak-anak, ibu hamil, dan orang tua. Apabila terlihat asapnya tebal dia mengimbau agar tidak beraktivitas di luar rumah.

"Kita juga mengimbau masyarakat bahwa kebakaran hutan itu sangat membahayakan dan itu adalah ulah manusia. Jadi janganlah membakar lahan lagi karena mengganggu kesehatan," tambahnya.

Meski mengatakan berbahaya, pihak dinas kesehatan sampai saat ini juga masih belum bisa mengetahui sejauh mana kondisi pencemaran udara. Pasalnya alat pengukur Indeks Kualitas Pencemaran Udara (ISPU) di Siak dalam kondisi rusak.


RRN/CKP