Tiket Pesawat Mahal, Kemenpar Harap Promo BRI & Traveloka Stabilkan Sektor Pariwisata

Administrator - Rabu,13 Maret 2019 - 16:48:41 wib
Tiket Pesawat Mahal, Kemenpar Harap Promo BRI & Traveloka Stabilkan Sektor Pariwisata
BRI Online Travel Fair. Merdeka.com pic

Radarriaunet.com: BRI dan Traveloka baru saja luncurkan BRI Online Travel Fair di Gedung BRI I, Jakarta. Peluncuran ini dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani. Dia berharap, kerja sama ini bisa mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia.

Rizki mendukung inovasi yang dilakukan BRI dan Traveloka. Dia mengatakan, harga tiket pesawat yang mahal saat ini berdampak pada sektor pariwisata. Diharapkan, promo dan diskon yang dihadirkan bisa tetap menstabilkan pertumbuhan pariwisata Indonesia.

"Harga tiket pesawat yang mahal jujur saja pasti akan berdampak pada sektor pariwisata. Diharapkan dari adanya inovasi seperti ini akan membantu masyarakat mendapatkan akomodasi yang murah," ungkapnya di Gedung BRI Innovation Center, seperti sitat Merdeka.com, Rabu (13/3/2019).


Mengenai harga tiket pesawat, Kemenpar sendiri sudah mengusulkan penaikan dilakukan secara bertahap dengan peringatan sebelumnya, agar masyarakat dapat mempersiapkan akomodasi dari jauh-jauh hari. Selain itu, sektor lain akan terkena dampaknya.

"Kalau mau naik jangan tiba-tiba, karena kenaikan satu harga tidak hanya berdampak pada minat travel masyarakat, tapi juga pada sektor lain seperti hotel dan moda transportasi," tambahnya.

Sebelumnya, dalam waktu tiga hari, yaitu dari 13 Maret hingga 15 Maret 2019, BRI optimis dapat meraup Rp 5 miliar dengan jumlah nasabah yang bertransaksi sekitar 800 ribu orang. Hal ini disampaikan oleh Executive Vice President Kartu Kredit BRI, Wibawa Prasetyawan dalam konferensi pers di Gedung BRI Innovation Center, Jakarta.


"Target kami dalam tiga hari ini bisa mencapai Rp 5 miliar dengan jumlah nasabah kurang lebih 800 ribu orang," ujarnya di Gedung BRI I, Rabu (13/3).

Sektor leisure diakui berpengaruh besar terhadap transaksi kartu kredit BRI. Wibawa mengklaim, tahun lalu pertumbuhan kartu kredit di sektor ini naik 124 persen. Ditargetkan, tahun ini pertumbuhan akan lebih kecil, yaitu sekitar 90 persen.

Wibawa juga mengatakan, kerja sama dengan Traveloka membawa dampak baik bagi BRI. Sekitar 45 persen transaksi di sektor pariwisata berasal dari penggunaan Traveloka.


RRN/Merdeka.com