ISIS Ledakkan Bom Bunuh Diri di Kedubes Irak di Kabul

Administrator - Senin,31 Juli 2017 - 19:51:06 wib
ISIS Ledakkan Bom Bunuh Diri di Kedubes Irak di Kabul
ISIS mengklaim serangan bom bunuh diri di Kedutaan Besar Irak di Kabul, Afghanistan, pada Senin (31/7). Reuters/Ahmad Shuja/Social Media/Cnni

Jakarta: Serangkaian ledakan bom dan tembakan menerjang Kabul, Afghanistan, tepatnya di dekat kompleks kedutaan besar Irak pada Senin (31/7).

Kepolisian melaporkan sang pelaku bom meledakan dirinya sendiri tepat di depan gedung kedubes Irak.

Aparat keamanan dilaporkan masih bertempur menangkap sekelompok orang bersenjata lainnya yang diduga berpartisipasi dalam insiden itu dan kini bersembunyi di sebuah pos polisi dekat kedutaan besar tersebut.

"Warga sipil telah dievakuasi dari tempat itu saat kejadian berlangsung," tutur seorang otoritas berwenang tanpa menjelaskan detail jumlah korban dalam serangan itu, seperti dikutip AFP.

Sekitar empat ledakan bersamaan dengan suara tembakan dan granat terdengar oleh penduduk sekitar kompleks diplomatik tersebut pada pukul 11.00 waktu setempat.

Lihat juga:
Taliban Serang Kamp Militer, 26 Tentara Afghanistan Tewas

Pasukan keamanan bersama petugas medis dan ambulans segera mendatangi tempat kejadian.

Polisi melaporkan belum jelas target serangan bom itu. Pejabat keamanan mengatakan sekitar lima orang bersenjata setidaknya ikut serta dalam insiden tersebut.

Hingga kini, aparat keamanan Afghanistan masih menyelidiki penyerangan di dekat kompleks diplomatik yang berlokasi di tengah kota itu.

Sementara, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan Senin pagi itu. Melalui kantor berita propagandanya, Amaq, ISIS mengatakan serangannya itu memang menargetkan kantor kedubes Irak.

Kedubes Irak berlokasi di barat laut Kabul, ibukota Afghanistan. Di sekitar kedubes, terletak sejumlah rumah warga dan beberapa kantor, hotel, serta supermarket yang ramai dikunjungi penduduk.

Bom bunuh diri ini merupakan serangan terbaru di Afghanistan yang menargetkan kompleks diplomatik asing dan terjadi di tengah kebangkitan kelompok Taliban.

Sepekan lalu, bom mobil meledak jalanan kota Kabul dan menewaskan sedikitnya 26 orang.

Sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkap hampir 20 persen kematian warga sipil di Afghanistan selama paruh pertama tahun 2017 terjadi di Kabul.

Salah satu insiden paling mematikan yakni saat bom truk meledak di kompleks kedutaan di Kabul, menewaskan 150 orang dan melukai ratusan lainnya sekitar akhir Mei lalu.

les/cnni