Bos Mercedes: Verstappen Muda, Menyegarkan, Tapi Berbahaya

Administrator - Senin,29 Agustus 2016 - 13:56:32 wib
Bos Mercedes: Verstappen Muda, Menyegarkan, Tapi Berbahaya
Max Verstappen sempat dua kali terlibat insiden dengan para pebalap Ferrari. cnn

RADARRIAUNET.COM - Bos Mercedes, Toto Wolff, mengakui bahwa Max Verstappen membawa angin segar di dunia Formula 1 dan menyebut remaja 18 tahun itu memiliki kemiripan dengan Ayrton Senna. Namun Wolff juga menyebut aksi Verstappen berbahaya bagi pebalap lainnya.

Verstappen terlibat dalam setidaknya dua insiden di Sirkuit Spa, GP Belgia, Minggu (28/8). Di putaran pertama, denan menggunakan lintasan dalam ia menyeruduk di tikungan hairpin dan berbenturan dengan Sebastian Vettel (Ferrari) sehingga mengalami kerusakan sayap kiri. Sementara Vettel sendiri menabrak rekan setimnya, Kimi Raikkonen, di saat yang bersamaan.

Insiden lainnya yang melibatkan Verstappen adalah ketika ia dua kali bertarung dengan Raikkonen di pertengahan lomba. Verstappen sempat terlihat dengan sengaja memaksa Raikkonen melebar di tikungan, dan kemudian bertahan dengan agresif di lintasan lurus Kemmel -- dengan berpindah garis trek secara mendadak.

Meski aksi-aksi Verstappen tak melibatkan pebalap Mercedes, Wolff tetap angkat bicara soal pebalap asal Belanda itu.

"Bagi saya ia menyegarkan. Ia adalah pemuda yang sangat saya sukai," kata Wolff yang pernah coba merekrut Verstappen pada 2014 silam, seperti dikutip dari media olahraga.

"Ia datang ke sini tanpa rasa takut, tanpa rasa hormat, dan menyikut yang lainnya. Sikapnya mengingatkan saya pada para pebalap hebat lainnya -- mengingatkan saya pada Lewis (Hamilton), dan juga Ayrton Senna."

Wolff juga menyatakan bahwa kini para pebalap senior akan berpikir ulang jika ingin menyalip Verstappen dan hal itu membuktikan bahwa ia berada di jalur yang tepat.

Meski demikian, Wolff tak sepenuhnya setuju dengan berbagai aksi Verstappen dan menyatakan bahwa sang pebalap Red Bull akan mendapatkan peringatan keras dari senior-seniornya dalam pertemuan pebalap.

"Saya hanya khawatir suatu saat aksinya akan berakhir dengan menabrak pembatas. Ia memang menyegarkan, tapi berbahaya."

Sementara itu, kepala tim Red Bull, Christian Horner, memberikan pembelaan untuk Verstappen dan juga berang karena Wolff turut mengomentari pebalapnya.

"Saya terkejut Toto berkomentar pada sesuatu yang tak ada hubungannya dengan dirinya," tutur Horner.


cnn/radarriaunet.com