Anggota TNI yang Hilang saat Padamkan Kebakaran Hutan Ditemukan Meninggal Dunia

Administrator - Rabu,24 Agustus 2016 - 12:22:06 wib
Anggota TNI yang Hilang saat Padamkan Kebakaran Hutan Ditemukan Meninggal Dunia
Denrudal 004 Dumai tegaskan Pratu Wahyudi yang ditemukan tewas saat memadamkan Karlahut adalah Gugur Dalama Tugas. rtc
RADARRIAUNET.COM - Kabar duka menyelimuti Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau. Anggota TNI yang hilang ketika melakukan pemadaman kebakaran lahan akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
 
Penemuan, Selasa (23/8/16) pukul 11.30 WIB oleh Tim Basarnas dan gabungan Denrudal 004 Dumai, sekira 250 meter dari lokasi korban pertama kali menghilang. Dantim Basarnas, Hirfan ditemui dilokasi penemuan beberapa menit setelah itu mengaku, areal penemuan merupakan set area pencarian. "Termasuk set areal kita," katanya sambil memperlihatkan peta.
 
Koordinat penemuan N 02 3' 35.3" E 100 54'22", mayat 80 persen masih bisa dikenali. 
 
Mayat Pratu Wahyudi ditemukan pada areal yang sudah terbakar, namun apinya sudah padam dan diperkirakan juga ikut terbakar. 
 
Komandan Provos Denrudal 004 Dumai, Sertu Hendri Hartanto menegaskan bahwa korban Pratu Wahyudi yang ditemukan sudah tidak bernyawa saat melakukan pemadaman karlahut gugur dalam tugas. "Pratu Wahyudi gugur dalam tugas. Pemadaman karlahut ini merupakan tugas mulai dan sesuai arahan Panglima TNI seperti itu," kata Sertu Hendri Hartanto, kepada seluruh awak media di Kamar Mayat RSUD Kota Dumai, Selasa (23/8/16).
 
Sementara informasi yang berhasil dikumpulkan awak media dari rekan-rekan seprofesinya mengatakan, bahwa Pratu Wahyudi ini aslinya dari Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur dan mendapat penempatan tugas di Denrudal 004 Dumai. 
 
Pratu Wahyudi merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Sedangkan Wahyudi sendiri merupakan kebanggaan orang tuanya dan plus sekaligu merupakan tulang punggu keluarganya. Mengingat korban adalah anak pertama. "Korban selama menjalankan tugas tidak punya masalah. Korban sendiri orangnya mudah bergaul dan tidak pernah membuat masalah dengan teman-temannya di barak Denrudal 004 Dumai," kata teman korban Peltu Dani Pebrian. 
 
Wakil Komandan Satgas Karhutla, Edwar Sanger, kepada awak media menjelaskan korban hilang saat melakukan pemadaman di Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. "Tadi sudah diketemukan. Lokasinya hanya 300 meter dari lokasi pemadaman lahan yang terbakar," kata Edwar.
 
Lantas apakah korban terjebak dengan api? Menurut Edwar, korban ditemukan tidak jauh dari pohon besar yang ada di lokasi itu. Tidak ada luka bakar di tubuhnya. "Padahal lokasi di pohon besar itu, sejak awal sudah dilakukan pencarian oleh tim. Banyak tim yang turun untuk mencarinya," kata Edwar.
 
Edwar juga merasa aneh korban baru bisa ditemukan hari ini. "Padahal lokasi itu sejak awal sudah bolak balik disisir oleh tim. Tapi waktu itu tidak kelihatan," kata Edwar.
 
Menurut Edwar, hari ini jasad korban akan dievakuasi dari lokasi ke markas Den Rudal 004 di Dumai. "Saya dari Posko Karhutla saat ini akan ikut mengevakuasi dari lokasi untuk dibawa ke Dumai," tutup Edwar.  
 
 
teu/rtc/dtc/radarriaunet.com