Penjambret Amatiran Ini Gagal Kabur Setelah Diuber Warga, Saat Ketangkap Malah Nggak Ngaku

Administrator - Selasa, 19 Juli 2016 - 10:59:46 wib
Penjambret Amatiran Ini Gagal Kabur Setelah Diuber Warga, Saat Ketangkap Malah Nggak Ngaku
Yamin dan motor miliknya saat diamankan di Mapolsek Bukit Raya. gor

RADARRIAUNET.COM - AY alias Yamin, warga Pekanbaru, Provinsi Riau ini bersikukuh kalau ia bukan seorang penjambret, meski jelas-jelas aksinya disaksikan banyak orang, saat berupaya merampas tas milik Pasutri (Pasangan Suami Istri) yang melintas di Jalan Tuanku Tambusai. Bahkan akibat ulahnya, korban sempat jatuh ke aspal dan terluka.

Walau demikian, pria umur 21 tahun itu tetap ogah dikatakan terlibat aksi penjambretan. Kepada polisi ia berdalih kalau yang melakukan kejahatan itu adalah temannya. "Dia mengaku berdua, sementara saksi mata dan korban jelas melihat pelakunya seorang diri," ungkap Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Ipda M. Bahari Abdi.

Bahkan, Yamin sempat kabur ke Jalan Pepaya sesaat setelah sukses melarikan tas sandang korbannya. Melihat kebrutalan pelaku, warga sekitar pun mengejar. Di Jalan Pepaya itu lah pelarian lelaki pengangguran ini terhenti. Walhasil, bogem mentah dan tendangan mendarat di tubuhnya yang kurus.

Masih beruntung saat itu ada petugas patroli Polsek Sukajadi yang melintas, sehingga Yamin bisa selamat dan diserahkan ke Polsek Bukit Raya sesuai Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat ia beraksi. "Sudah kita amankan dan interogasi. Sampai sekarang dia tetap tidak mengakuinya," lanjut Abdi, Jumat (15/7/2016) siang.

Pembelaan Yamin ini justru berbanding terbalik dengan penuturan korbannya bernama Elfrida. Wanita 47 tahun itu menjelaskan kalau saat kejadian, pelaku muncul dari arah belakang sebelah kanan dan memepet motor yang ketika itu sedang dikendarai oleh suaminya.

"Jadi dia pepet dan menarik tas sandang yang diletakkan di tengah. Sempat juga terjadi tarik-menarik sampai akhirnya motor korban hilang kendali lalu terjatuh.
Pas itu pelaku lari dan korban meneriaki hingga akhirnya dikejar warga sampai ke Jalan Pepaya," beber Kanit Reskrim.

Walhasil, alibi Yamin tak mampu mencegahnya menginap di balik jeruji besi Mapolsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. "Sudah tiga saksi kita mintai keterangannya, termasuk korban. Sedangkan pelaku kita proses dengan terapan pasal 365, tentang pencurian disertai kekerasan," tukas Abdi kepada.


gor/fn/radarriaunet.com