DPRD Riau Terima Kunjungan Pemko Dumai

Administrator - Senin,09 Maret 2020 - 12:20:04 wib
DPRD Riau Terima Kunjungan Pemko Dumai
Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto didampingi beberapa anggota DPRD lainnya, seperti Sunaryo, Abdul Kosim, Eddy M Yatim, Sukarmis, Almainis, Iwandi. OPD Pemprov Riau menerima kunjungan kerja Pemko Dumai. Foto: Humas

RADARRIAUNET.COM: Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Riau menerima kunjungan dari Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Kamis (5/3/2020). Agenda berlangsung di ruang medium DPRD Riau.

Pertemuan dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto, didampingi beberapa anggota DPRD lainnya, seperti Sunaryo, Abdul Kosim, Eddy M Yatim, Sukarmis, Almainis, Iwandi. OPD Pemprov Riau. Sementara dari Pemko Dumai hadir Walikota Dumai, Zulkifli Adnan Singkah (AS) beserta rombongan OPD Pemko Dumai.

Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto menyambut baik kunjungan dari Pemko Dumai tersebut, dan ada beberapa hal prinsip yang dibahas. Ditangani oleh APBD Provinsi Riau. Dalam hal ini, Pemprov Riau, dan DPRD Provinsi, ikut membantu membangun, menyelesaikan persoalan-persoalan di Kota Dumai.

"Ada beberapa persoalan-persoalan yang prinsip yang disampaikan Pak Wali. Yang pertama itu berbicara soal kebutuhan infrastruktur. Yaitu infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, seperti jalan berstatus provinsi, maupun jalan-jalan lingkungan yang memang dibutuhkan masyarakat.

Termasuk juga kebutuhan air bersih. Tadi kita berbicara SPAM Regional II. Mudah-mudahan tahun ini dari jaringan utama ke busternya sudah selesai dibangun, tinggal nanti mengaliri airnya di 2020 ini melalui jaringan distribusi yang dibangun Pemko Dumai," kata Hardianto.

Selain itu, Hardianto mengatakan, ada persoalan lain, seperti pengembangan RSUD Dumai. "Ini kan karena memang di daerah pesisir itu ada beberapa kabupaten/kota. RSUD Dumai ini kan dijadikan RS rujukan regional.

Tentunya itu seharusnya mengenai sarana dan prasarana, Alkes dan segala macamnya harus representatif. Juga kalau berbicara daerah pesisir ini kan masyarakat pesisir ingin mencapai RSUD Arifin Achmad, Petala Bumi, Pemprov Riau ini kan jaraknya jauh. Kalau dalam kondisi-kondisi darurat, tentu harus cepat dilayani di RSUD Dumai saja," cakap Hardianto lagi.

Targetnya, terkait RSUD Dumai tersebut, adanya proyeksi fasilitas penambahan-penambahan gedung, dan fasilitas-fasilitas sarana prasarana untuk RSUD tersebut.

"Ini nanti kita cari polanya, untuk peningkatan-peningkatan baik itu yang bersifat sarana, alkes, fasilitasnya. Mungkin itu nanti akan dikoordinasikan lebih lanjut antara dinas terkait di Pemko Dumai dengan Diskes Provinsi Riau, nanti juga dikawal oleh kawan-kawan di Komisi V DPRD Provinsi Riau," jelasnya.

Persoalan lain kata Hardianto adalah, Roro Dumai-Malaka juga sempat dibahas dalam pertemuan tersebut. Memang saat ini, kata Hardianto masih dalam proses-proses persiapan.

"Itu nanti andil paling besar ada di pemerintah pusat. Karena ini kan antara negara-negara, Malaysia dan Indonesia. Walaupun lokasinya di Dumai. Walaupun wacana awal itu dari Pemprov Riau, tapi itu kan ketentuan mengatakan karena berbicara negara-negara yang paling punya andil itu adalah pemerintah pusat. Tapi Pemprov Riau diminta untuk proaktif, dan diharapkan selesai pada akhir 2020 ini," kata politisi Gerindra tersebut.

Hardianto terkait pertemuan ini mengatakan bahwa memang Pemprov Riau harus hadir untuk membantu membantu menyelesaikan persoalan-persoalan di Dumai melalui APBD Riau, seperti infrastruktur jalan provinsi dan jalan lingkungan yang dibutuhkan masyarakat.

"Spam air bersih juga disampaikan oleh pemerintah Dumai. Mudah-mudahan jaringan utama bisa di bangun Pemprov Riau tahun ini, "jelasnya.

Sementara untuk RSUD Dumai, tambah Hardianto yang menjadi rujukan regional mulai dari alat kesehatan atau alkes di RS itu memang harus representatif, maka dari itu akan dicarikan solusi dengan kordinasi Diske Pemprov Riau dan Dumai dan di kawal komisi V DPRD Riau.

"Nanti akan kicari polanya bagaimana fasilitas dan alat kesehata rumah sakit itu bisa representatif, "tutupnya.

Kota Dumai yang merupakan kota pelabuhan, industri dan pintu gerbang Indonesia ke negara tetangga terus menggesa pembangunan dalam segala sektor. Karena itu, diperlukan dukungan infrastuktur yang memadai agar Dumai yang menjadi poros kedua Riau itu bisa memberikan pelayanan terbaik.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau. Seperti yang dilakukan Kamis (5/3/2020), dimana Pemko Dumai melakukan kunjungan ke DPRD Riau untuk membahas upaya-upaya percepatan pembangunan Kota Dumai.

Pada kunjungan yang dipimpin langsung Walikota Dumai, Zulkifli AS itu, Pemko Dumai mengatakan, kota terbesar kedua di Riau itu membutuhkan dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat untuk percepatan pembangunan infrastruktur jalan, air bersih hingga sarana dan prasana rumah sakit, dimana saat ini Rumah Sakit DPRD Riau akan terus mendukung kemajuan Kota Dumai yang merupakan kota strategis untuk pertumbuhan ekonomi Riau dan nasional. Kehadiran tol Pekanbaru - Dumai nantinya akan memperkuat kota itu sebagai kota penting di semenanjung timur Sumatera.

"Kita sangat mendukung sekali perkembangan Kota Dumai. Sebagai kota terbesar kedua di Riau, Dumai memang perlu perhatian khususnya dalam bidang infrastruktur jalan, air bersih dan program-pogram pro rakyat lainnya, termasuk dukungan untuk RSUD Dumai yang merupakan rumah sakit regional di daerah pesisir," ujar Hardianto.

"Seperti sarana dan prasarana untuk Rumah Sakit Dumai harus terus ditingkatkan karena bagi warga pesisir, kehadiran rumah sakit ini sangat penting. Nanti kita akan bicarakan dukungan Pemprov Riau untuk rumah sakit Dumai, termasuk mengenai infrastruktur," tambahnya.

Pada pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas tentang rencana pengaktifan Roro Dumai - Malaka yang akan menambah bergeliatnya perekenomian Dumai dan terkhusus Riau.

Hanya saja, karena masalah roro merupakan kewenangan pemerintah pusat, pengaktifan roro Dumai - Malaka ini akan dibahas dengan pemerintah pusat.Kota Dumai merupakan salah satu rumah sakit rujukan virus Corona di Riau.

"Bukan saja saat ada virus corona, tapi Rumah Sakit Dumai merupakan rumah sakit rujukan di wilayah Pesisir Riau. Karena itu, perlu dukungan untuk peningkatan sarana dan prasana," ujar Zulkifli AS dihadapan Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto dan beberapa anggota DPRD lainnya, Almainis, Eddy M Yatim, Sunaryo, Albdul Kosim dan Iwandi yang merupakan anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Dumai, Bengkalis dan Meranti. Selain itu juga hadir anggota dewan lainnya seperti Sukarmis yang berasal dari Dapil Inhu - Kuansing.

Dikatakan, Dumai sebagai sentral pertumbuhan ekonomi Riau Pesisir, merupakan pusat ekonomi yang strategis dalam pertumbuhan ekonomi nasional, dimana peran Dumai sangat tinggi dalam mendukung industri nasional. "Alhamdulillah, anggota DPRD Riau berusaha mencarikan solusi untuk perkembangan Kota Dumai. Mudah-mudahan ini bisa dibicarakan dengan Pemprov Riau," jelasnya.

Walikota Dumai, Zulkifli AS mengaku senang pertemuan tersebut direspon dengan baik oleh DPRD dan OPD Pemprov Riau.

"Kami menyampaikan pembangunan di Dumai yang merupakan kota pelabuhan. Bicara Dumai bicara infrastruktur. Kami sampaikan masalah jalan, lingkungan, drainase dan lainnya. Banjir, dan air minum bersih," kata Zulkifli.

Zulkifli melanjutkan, dengan pertemuan koordinasi tersebut, pihaknya berharap antara Pemko Dumai dengan Pemerintah Provinsi dan DPRD Riau terjalin sinergi yang sama.

"Kami harap dengan hal ini, koordinasi ini, bisa bersinergi bersama antara Pemko Dumai dengan Pemerintah Provinsi Riau. Kita juga senang tadi banyak hadir anggota DPRD Riau Riau dapil Dumai, Bengkalis, Meranti yang merupakan wakil rakyat," tukasnya.

Menurut Dia, Dumai saat ini mengalami kendala soal Infrastruktur seperti jalan, banjir, drainase dan air bersih yang saat dibutuhkan masyarakat Dumai. Untuk itu Dia berharap DPRD Riau bisa memberikan altetnatif untuk kebutuhan masyarakat Dumai.

"Jadi pertama saya mengucapkan terima kasih karena apa yang disampaikan mendapatkan respon dengan baik oleh anggota DPRD dan OPD pemprov Riau. Saya berharap DPRD Riau bisa mencarikan solusi terkait masalah yang dirasakan masyarakat Dumai, "katanya.

Selain Infrastruktur, Dumai katanya juga membutuhkan pembangunan gedung olahraga untuk anak-anak muda yang saat ini masih minim, rumah layak huni. Untuk itu dengan koordinasi ini bisa bersinergi bersama pemko Dumai dengan pemerintah Provinsi Riau.

 

RR/CPL/R24/IRC/ADV