Mendikbud Minta Guru di Wilayah Kabut Asap Tak Khawatir soal Gaji

Administrator - Jumat,23 Oktober 2015 - 11:59:17 wib
Mendikbud Minta Guru di Wilayah Kabut Asap Tak Khawatir soal Gaji
Kabut asap yang menyelimuti Kota Pontianak terlihat dari pantauan udara (21/10/2015)./FOTO: kompas.com

JAKARTA (RRN) - Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Anies Baswedan meminta, agar para guru yang bertugas di daerah bencana kabut asap tak khawatir dengan persoalan kesejahteraan mereka. Pemerintah memastikan gaji para guru akan tetap dibayarkan.


Anies menjelaskan, banyak sekolah yang sampai saat ini masih memaksakan kegiatan belajar mengajar karena takut jam kerja guru berkurang. Sementara, jam kerja tersebut berkorelasi dengan gaji yang akan mereka dapatkan.  "Penghitungan jam kerja guru berdasarkan masa kerja darurat. Oleh karena itu, jangan khawatir," kata Anies usai menggelar rapat koordinasi dengan Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta, Kamis (22/10/2015).


Anies mengatakan, dalam kondisi darurat seperti itu, pemerintah lebih mengutamakan persoalan kesehatan dan keselamatan anak-anak. Sementara, urusan pendidikan menjadi yang kedua. "Oleh karena itu, kebijakannya adalah ketika asap sudah di atas ambang batas toleransi, maka kegiatan belajar mengajar dihentikan," ujarnya.


Meski demikian, ia meminta agar orang tua dan siswa tak perlu khawatir akan ketinggalan mata pelajaran. Sebab, pemerintah akan melakukan sejumlah penyesuaian untuk mengatasinya.


Ia mencontohkan, untuk siswa yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi, maka materi yang akan diujikan akan disesuaikan dengan masa libur bencana. (baca: Pemerintah Berencana Evakuasi Korban Asap ke Kapal TNI dan Pelni) Sementara untuk anak-anak yang lain, akan disiapkan program pendidikan yang disiarkan melalui televisi. (teu/kcm)