Siapa Pengganti ST Burhanuddin? Nama Tjokorda Ngurah Agung Disebut Punya Peluang

Administrator - Jumat, 11 September 2026 - 14:31:29 wib
Siapa Pengganti ST Burhanuddin? Nama Tjokorda Ngurah Agung Disebut Punya Peluang

Radarriaunet | Jakarta - Bursa calon Jaksa Agung Republik Indonesia kembali menghangat. Nama Dr. H. Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha disebut-sebut semakin kuat dalam perbincangan sejumlah kalangan media sebagai salah satu figur yang berpeluang menduduki kursi Jaksa Agung menggantikan ST Burhanuddin.

Bahkan, isu mengenai kemungkinan pelantikan pada Oktober 2026 mulai beredar di kalangan media. Namun, hingga kini kabar tersebut belum disertai pengumuman resmi dari Presiden maupun Kejaksaan Agung.

Nama Tjokorda sendiri bukan muncul tanpa alasan. Sosok jaksa senior ini memiliki pengalaman panjang lebih dari tiga dekade di Korps Adhyaksa. Ia memulai karier di Kejaksaan pada 1989 dan pernah bertugas di sejumlah bidang strategis, termasuk tindak pidana khusus, intelijen, serta Perdata dan Tata Usaha Negara. Ia juga pernah mendapat penugasan di KPK pada masa awal pembentukan lembaga tersebut. (Beritarakyat.co)

Sejumlah pemberitaan sepanjang 2026 juga telah menempatkan Tjokorda sebagai salah satu nama yang mencuat dalam bursa calon Jaksa Agung. RRI, misalnya, menyebut Tjokorda sebagai salah satu kandidat kuat dalam dinamika bursa kepemimpinan Korps Adhyaksa. (RRI)

Meski demikian, belum ada dasar yang cukup untuk menyatakan Tjokorda telah ditetapkan sebagai Jaksa Agung berikutnya. Pemberitaan mengenai dirinya saat ini masih berada dalam konteks bursa kandidat dan spekulasi publik. (Mrol)

Karena itu, kabar mengenai “pelantikan Oktober” perlu ditempatkan sebagai isu yang beredar di kalangan media, bukan sebagai keputusan final pemerintah.

Jika benar terjadi pergantian, perhatian publik tentu akan tertuju pada siapa figur yang dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Kejaksaan Agung di tengah tuntutan terhadap penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berintegritas.

Untuk saat ini, nama Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan dalam bursa tersebut—namun keputusan akhirnya tetap menunggu pengumuman resmi Presiden.