WNI Positif Corona Kru Kapal Pesiar Bertambah

Administrator - Kamis,20 Februari 2020 - 15:54:39 wib
WNI Positif Corona Kru Kapal Pesiar Bertambah
Ilustrasi Foto Gambaran Virus Corona. Foto: CNNI

RADARRIAUNET.COM: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo mengonfirmasi satu orang WNI kru kapal pesiar Diamond Princess positif terinfeksi virus corona. Dengan begitu, hingga kini ada empat WNI kru kapal pesiar yang terinfeksi corona.

Satu kasus positif corona ini menambah daftar korban terinfeksi corona di kapal pesiar. Sehari sebelumnya, sebanyak 542 orang di kapal pesiar itu dinyatakan positif mengidap virus corona.

"Per 19 Februari total empat WNI confirm corona. Dua WNI dirawat di RS Kota Chiba, dua di RS Tokyo," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha.

"Keempat WNI merupakan kru kapal pesiar Diamond Princess," tambahnya.

Tim KBRI Tokyo mengatakan saat ini sudah mengirimkan tim untuk mengunjungi satu WNI yang baru dinyatakan positif corona,menyitat dari CNNI Rabu (19/02/2020).

"Posisi 74 WNI lainnya masih berada di dalam kapal," tambah Judha.

Sehari.

Ketiganya merupakan bagian dari 78 WNI yang menjadi kru kapal pesiar Diamond Princess.

"Berdasarkan komunikasi terakhir termasuk pembicaraan dengan dubes Jepang, diperoleh info bahwa tiga dari 78 kru WNI dinyatakan positif terinfeksi corona. Tiga WNI tersebut adalah dari total 446 per saat ini yang dikonfirmasi positif," ujar Menlu Retno Marsudi.

Retno mengatakan ketiga WNI dalam keadaan stabil untuk mendapat perawatan di rumah sakit.

Hingga Rabu (19/2) pasien yang dinyatakan sembuh dari infeksi corona mencapai 75.196 atau meningkat dari 73.429 sehari sebelumnya. Sementara pemerintah China mencatat 12.552 pasien dinyatakan sembuh dari virus corona.

Dinas Kesehatan China hingga Rabu (19/2) melaporkan 1.693 kasus baru di pusat penyebarannya, Wuhan. Total kasus virus corona di China melebihi 74 ribu.

Angka kematian akibat corona mencapai 2.005 orang, sebagian besar merupakan warga China khususnya di Wuhan.

Di luar China, dua kematian tercatat di Hong Kong. Sementara kematian di Taiwan, Jepang, Filipina, dan Prancis masing-masing satu korban meninggal dunia.

 

RR/DRS/CNNI