Menghargai Anugerah-Nya

Administrator - Kamis,12 Desember 2019 - 09:26:54 wib
Menghargai Anugerah-Nya
Ilustrasi.internet

Efesus 1:1-14: Dipilih menjadi kudus sebagai anak-anak Allah adalah berkat rohani yang tak ternilai harganya. Ada yang sungguh meresapinya dan menghargainya, ada pula yang sebaliknya.

Pada bagian ini, Paulus menekankan betapa luar biasanya pemilihan Allah itu. Melalui Yesus Kristus, Allah menebus kita dengan darah-Nya dan menganugerahkan pengampunan dosa sehingga kita diselamatkan dan menjadi milik kepunyaan Allah. Pemilihan Allah ini bukan karena kita layak. Pemilihan itu berdasarkan keputusan Allah yang berdaulat.

Dalam penghayatan akan kebenaran ini, Rasul Paulus sangat bersyukur dan mengajak kita untuk memuji Allah di dalam Yesus Kristus yang telah mengaruniakan berkat rohani kepada orang percaya. Pemilihan Allah ini menjadikan kita kudus sebagai anak Allah yang dimeteraikan oleh Roh Kudus (13) dan Roh Kudus adalah jaminan penebusan yang menjadikan kita milik Allah (14).

Betapa bahagianya kita yang mendapat berkat rohani yang tak ternilai ini. Sudah sepatutnya kita hidup secara bertanggung jawab sebagai orang pilihan Allah, yaitu dengan hidup kudus dan menjadi puji-pujian bagi kemuliaan Allah.

Hidup kudus berarti kita harus berbeda dengan orang-orang yang hidup di luar Tuhan. Menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya berarti hidup ini harus bermakna, yaitu menjadi berkat dan memuliakan nama Tuhan. Hal yang sia-sia, yang tidak sesuai kehendak-Nya, yang menyakiti hati Allah, dan menjadi batu sandungan bagi sesama haruslah dibenci oleh orang kudus. Dalam kasih karunia-Nya, Ia menguatkan dan memampukan kita hidup sebagai orang pilihan-Nya di tengah dunia yang bobrok.

Hiduplah sebagai orang-orang pilihan Allah, karena Allah setia adanya (Ibr 13:5b). Hidup sesuai kehendak Allah bukanlah pilihan, melainkan ungkapan syukur, iman, dan ketaatan kita yang seharusnya kepada Allah sebagai orang-orang yang telah menerima berkat rohani yang tak ternilai harganya.

Doa: Tuhan, mampukanlah kami hidup sebagai orang yang diperkenan di hadapan-Mu melalui ketaatan kami. [GS]




Berita Terkait