Tetap Memuji-Nya

Administrator - Kamis,14 November 2019 - 12:30:05 wib
Tetap Memuji-Nya
Ilustrasi

Mazmur 69:20-37: Orang sering berpikir bahwa cara menghadapi orang yang memusuhi kita adalah dengan memberi berbagai alasan dan penjelasan untuk mencari perdamaian. Bagaimana jika orang yang memusuhi itu tidak mau mendengarkan kita? Sebaliknya, mereka semakin memusuhi kita dengan sengaja.

Dalam menghadapi keadaan seperti itu, ada baik kita belajar menanganinya seperti pemazmur. Pertama, pemazmur yakin Allah mengenal dirinya, masalahnya, dan musuh-musuhnya. Karena itu, ia tidak berusaha menghadapi pergumulan tersebut dengan caranya sendiri, tetapi dengan menyerahkannya kepada Tuhan. Biarlah Tuhan yang menyatakan murka-Nya dan membalas mereka sesuai perbuatannya (20-28).

Kedua, pemazmur tetap percaya akan keselamatan dan perlindungan Tuhan, meski ia tertindas dan sakit. Bahkan, ia lebih sungguh memuji Allah. Baginya, apa yang dilakukan ini lebih daripada kurban dalam ibadah (30-32). Ketiga, pemazmur meyakini bahwa orang yang memuji Tuhan akan mendapatkan segala kebaikan-Nya. Itu sebabnya, ia mengakhiri mazmurnya dengan mengajak langit dan bumi, lautan dan segala isinya untuk memuji Allah agar semua juga boleh menerima kebaikan-Nya (33-37).

Tidak jarang kita menahan banyak kekesalan dan kemarahan, ketika kita merasa lelah terhadap sikap permusuhan tanpa alasan. Dalam kondisi seperti itu, apakah kita telah habis daya dan cara untuk menghadapi mereka?

Mengapa kita tidak belajar dari pemazmur untuk mencari wajah Tuhan saat kita menghadapi persoalan. Kita harus yakin bahwa Tuhan sangat mengenal diri kita dan para musuh kita. Mengapa kita hanya mengandalkan kemampuan sendiri dan tidak menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan? Bukankah mereka yang memusuhi orang yang diperkenan Allah, secara tidak langsung telah menjadi musuh-Nya?

Doa: Tuhan, tolong saya terus-menerus mendoakan dan menyerahkan orang yang memusuhi saya ke dalam tangan-Mu! [PC]

 

RRN




Berita Terkait