Upaya Pemkab Inhil Wujudkan Keamanan Masyarakat

Administrator - Jumat,18 Oktober 2019 - 15:24:08 wib
Upaya Pemkab Inhil Wujudkan Keamanan Masyarakat
Bupati Inhil, HM Wardan, MP. Foto: Humas

RADARRIAUNET.COM: Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus melakukan berbagai upaya dalam rangka meningkatkan keamanan di tengah masyarakat. Diantaranya yang dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Inhil H Syamsudin Uti dengan melaksanakan silaturahmi dalam acara bertajuk Coffee Morning dengan Kapolres AKBP Indra Duaman Siahaan, SIK dan Dandim 0314 Letkol Inf Imir Faishal di Kedai Kopi Suka Damai Tembilahan, Selasa (15/10/2019).

"Dengan kebersamaan ini akan menjadikan kita lebih damai tidak ada polemik-polemik. Kita hadapi sendiri permasalahan di Kabupaten Indragiri Hilir, di kampung kita ini, itulah yang kita jaga sama-sama disini," kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Dandim Inhil dan Kapolres Inhil serta tokoh masyarakat yang telah hadir dalam pertemuan tersebut meskipun tidak secara formal.
Sementara itu, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal mengatakan, pertemuan pagi ini dengan tokoh-tokoh masyarakat ini sangat baik, karena dengan adanya pertemuan ini ini bisa menjadi contoh yang baik menjadi suri teladan karena pendekatan dengan keteladanan dari pimpinan.

"Pimpinan di daerah dan tokoh-tokoh masyarakat ini diharapkan bisa menjadi "virus positif" bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Inhil sehingga apapun perkembangan yang terjadi secara nasional tidak akan mempengaruhi kondisifitas di Kabupaten Inhil," ujar Letkol Inf Imir Faishal.

Dandim juga mengatakan, jadi mereka pun dari Kodim-Polres berterima kasih kepada pemerintah daerah kepada Wakil Bupati yang sudah menggagas pertemuan pagi ini.
"Mudah-mudahan ini bisa berlanjut terus, silaturahmi berjalan terus dan situasi ini bisa terjaga dengan baik," harapnya.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman SIK mengatakan, dirinya dari Polres dan Letkol Inf Imir Faishal dari Kodim berharap masyarakat dapat terus menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Indragiri Hilir ini.

"Kami berharap jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita bohong atau hoax kita harus mengklarifikasi informasi berita itu supaya nanti situasi Kamtibmas ini dapat menghasilkan situasi yang aman dan tertib," harap Kapolres.

Kapolres juga meminta dukungan dan peran serta dari masyarakat dan tokoh masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif terutama menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Tampak hadir pada coffee morning tersebut, Ketua PWI Inhil terpilih M Yusuf, Ketua MUI Azhari Syukur, Ketua NU Abdul Hamid, PBNU H Abdul Wahid, Ketua Muhammadiyah Yani, Ketua PGI Pendeta Asugian, Ketua KKSS Bugis Burhanudin, Ketua AKBS palembang Kemas Ibnu Sanjaya, PSMTI Aheng.

M Yusuf saat dimintai tanggapan terkait acara tersebut mengatakan, PWI menyambut baik acara yang digagas oleh Pemda Inhil tersebut. Ada banyak masukan untuk kebaikan Inhil yang bisa diserap pada pertemuan tersebut.

"Kita memberikan apresiasi tinggi. Untuk itu, PWI dalam waktu dekat akan melaksanakan hal serupa, dengan mengundang seluruh elemen Forkopimda untuk kegiatan serupa. Biar kita bisa sharing gagasan untuk kemajuan Inhil ke depan," ujarnya.

Dalam rangka mendukung program tersebut, Pemkab Inhi melakukan pembangunan Kantor Babinkamtibmas di dekat kantor desa ini, menurut Bupati Inhil, HM Wardan dimaksudkan untuk mensinergikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kebijakan kita dalam membangun kantor Babinkamtibmas di setiap desa ini, tentubya merupakan langkah positif guna mewujudkan keamanan dan ketertiban,” tutur Bupati Wardan saat melakukan kunjungan kerja (kuker) ke salah satu kecamatan di Kabupaten Inhil, belum lama ini.

Apalagi, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, mewujudkan keamanan dan ketertiban merupakan salah satu program dan prioritas pembangunannya bersama Wakil Bupati, Rosman Malomo.

“Setelah satu tahun perjalanan program DMIJ, saya lihat sudah berhasil serta berjalan dengan baij dan lancar. Untuk itu, tahun ini kita mulai membangun kantor Bhabinkamtibmas di setiap desa dan kelurahan di Inhil,” terangnya.

Dijelaskan Bupati yang dikenal agamis ini, pelaksanaan program DMIJ dibagi dalam beberapa kategori, yakni Desa Swadaya dengan pagu dana sebesar Rp 350 juta, Desa Swakarya sebesar Rp 500 juta, Desa Swasembada sebesar Rp 750 juta dan Desa Mandiri dengan anggaran mencapai Rp 1,2 miliar per desa.
“Saya harapkan melalui program ini, akan memberikan dampak positif dan dapat langsung dirasakan manfaatnya, baik di sektor sosial dan ekonomi masyarakat di Negeri Seribu Parit,” imbuhnya.

Ketua dan Pengurus Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masa bhakti 2013-2018 dikukuhkan secara resmi oleh Bupati HM Wardan. Acara yang digelar di Gedung Wanita Jalan Sungai Beringin ini dihadiri oleh Wakil Ketua Umum K3S Provinsi Riau Drs Auni M Noor Msi dan Sekretaris K3S Provinsi Riau Sadriah Lahamid Ssos Msi dan sejumlah pejabat di Lingkungan Pemda Inhil.

"K3S merupakan salah satu institusi yang secara berjenjang berada dibawah pembinaan Kementerian Sosial Republik Indonesia, dimana kegiatannya yang berkaitan dengan pembinaan kesejahteraan sosial, untuk itu K3S Kabupaten Inhil merupakan Institusi Sosial masyarakat yang mengkoordinasikan kegiatan kesejahteraan sosial dibawah bimbingan dan pembinaan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir," sebut Ketua KKKS Inhil, Zulaikhah.

Wardan mengatakan dengan terbentuknya kepengurusan yang baru dikukuhkan dapat melakukan konsolidasi dan menyusun rencana program kerja.
"Kepada Segenap komponen masyarakat yang menjadi pengurus K3S Kabupaten Inhil yang baru saja dikukuhkan, semoga kepengurusan ini mampu bersinergi dengan pemerintah dalam mencapai visi Kabupaten Inhil menuju Kabupaten yang lebih maju bermarwah dan bermartabat”harap Wardan. “Karena keberadaan K3S di Kabupaten Inhil merupakan kebutuhan daerah sebagai mitra pemerintah dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial di Kabupaten Inhil. Oleh karena itu K3S diharapkan dapat merumuskan rencana kerja operasional yang terarah,  sistematis dan berkisinambungan dapat dirasakan manfaatnya oleh segenap masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengharapkan kepada seluruh komponen bangsa memiliki pemahaman dan sikap dalam mengantisipasi ancaman terorisme dan radikalisme. Karena hal ini, dapat tumbuh dan berkembang di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Inhil.

Wardan MP melalui Kepala Bakesbangpol Kabupaten Inhil, Drs Darussalam pada kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bahaya terorisme. Acara itu digelar Badan Keselamatan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Riau.

‘’Untuk menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin ketat dalam era globalisasi dan perubahan yang cepat dan mendasar, bangsa Indonesia masih dihadapkan dengan permasalahan dalam negeri yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Hal itu, antara lain dalam bentuk gerakan separatis, gerakan radikal kanan dan kiri serta terorisme,’’ ujar Wardan.
Wardan menyebutkan, penyuluhan tentang bahaya terorisme merupakan kegiatan yang sangat penting dalam rangka menyelaraskan pemahaman dan wawasan. Hal ini, mewujudkan persamaan persepsi dan gerak dalam menghadapi terorisme dan radikalisme serta potensi konflik yang dapat membahayakan negara.

‘’Sebagaimana kita ketahui, keberadaan terorisme di Indonesia merupakan kejahatan bersifat lintas negara, terorganisir dan mempunyai jaringan luas yang mengancam perdamaian, keamanan daerah, nasional maupun internasional. Kondisi ini, sangat nyata dan serius membahayakan keamanan bangsa dan negara,’’ sebut Wardan.
Dengan kondisi tersebut, menurut Wardan, penanganan serius secara terpusat, terpadu dan terkoordinasi dengan semua elemen masyarakat di seluruh lini harus dimulai sejak dini.

‘’Oleh karena itu, salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah penyuluhan atau sosialisasi kepada seluruh komponen bangsa. Sehingga memiliki pemahaman dan sikap serta kemampuan untuk mengantisipasi dan mencegah terorisme dan radikalisme tersebut,’’ kata Wardan.

Radikalisme dan terorisme yang merupakan isu aktual yang menjadi problematika bangsa, perlu dikaji, dirumuskan dan dicari solusi secara arif dan bijaksana.
‘’Dengan kuatnya komitmen pribadi, komitmen organisasi serta komitmen institusi, kita semua mampu mencapai apa yang kita inginkan termasuk mencegah radikalisme dan menangkal isue terorisme tersebut.

Negara yang kuat memerlukan pertahanan yang kuat untuk menangkal dan menghadapi setiap ancaman. Selain itu, bentuk ancaman yang dihadapi oleh negara bisa dalam bentuk apapun, dengan cara apapun dan oleh siapapun termasuk terorisme,’’ tutur Wardan.

Ditambahkan Wardan, terorisme merupakan kejahatan yang tidak bisa ditolerir, tindakan yang tidak berprikemanusiaan,  jauh dari peradaban manusia modern bahkan kebudayaan yang merusak ketenteraman sosial. Selain itu, keamanan dan ketertiban hidup bermasyarakat dan bernegara serta menghambat peningkatan dan pembangunan di bidang ekonomi.

‘’Pengalaman bangsa kita menangani masalah terorisme baik pada tahap penangkalan, pencegahan dan penanggulangan aksi terorisme. Hal ini di berbagai daerah merupakan modal yang sangat berharga bagi segenap komponen bangsa,’’ sebut Wardan.

Terakhir diterangkan Wardan, pengetahuan mengenai terorisme baik mengenai bentuk aksi, rekruitmen pelaku, organisasi dan jaringan serta modus operandinya.’’Pada gilirannya akan mempermudah penggalangan partisipasi masyarakat. Terutama dalam menutup ruang geraknya serta pencegahan aksi tersebut,’’ tutup Wardan.

 

RR/RMC/MX/ADV