5.Bukit di Thailand Dipercaya Jadi Persinggahan Alien

Administrator - Senin,07 Oktober 2019 - 14:32:45 wib
5.Bukit di Thailand Dipercaya Jadi Persinggahan Alien
Ilustrasi.cnn.com pic

Jakarta: Para pencari UFO mendatangi sebuah bukit di Thailand karena dipercaya menjadi tempat persinggahan makhluk luar angkasa yang melayang di atas patung Buddha besar, mengirim telepati, berjalan melintasi ladang tebu dan menggunakan danau yang dipenuhi buaya sebagai portal dari planet mereka - Pluto dan Loku.

Dikutip dari CNN Travel pada Minggu (6/10), bukit yang dituju berada di Nakhon Sawan atau dalam bahasa Thailand berarti Kota Surga. Kota ini berjarak tiga jam dengan jalan darat atau kereta api jalur utara dari Bangkok.

Tanpa kehebohan UFO, Nakhon Sawan hanya kota kecil yang tenang. Tetapi kelompok pencari UFO percaya bahwa jika Anda bermeditasi di bukit Khao Kala, di luar Nakhon Sawan, Anda dapat mendengar makhluk perak bersuara di kepala Anda.

Kelompok pencari UFO mengatakan tidak ada jaminan Anda akan melihat UFO atau alien di sini, karena kehadirannya tidak dapat diprediksi dan menghilang sekejap.

Asal usul heboh di bukit

Kehebohan UFO dan alien di bukit Khao Kala dimulai pada tahun 1997, ketika pensiunan Sersan-Mayor Cherd Chuensamnaun melakukan meditasi Buddhis di rumah dan mengaku menerima pesan-pesan mental dari apa yang ia tegaskan sebagai alien.

Dia memberi tahu keluarganya yang lalu mengejeknya.

"Saya meminta ayah saya untuk memberitahu alien untuk menunjukkan diri," kata Wassana, putrinya.

"Keesokan harinya, para alien mengirim energi kepada adikku dan ipar laki-laki."

Dia mengatakan kedua pria itu diseret keluar dari sofa ruang tamu dan berputar secara bersamaan ke halaman.

"Saya merasa seperti kaki dan lengan saya harus berputar," tambah saudara ipar Wassana, Jaroen Raepeth.

"Saya tidak bisa mengendalikan diri selama empat atau lima menit. Saya tidak merasa takut. Kami berdua berputar di luar."

Melalui jendela lantai atas, ipar perempuan Wassana mengatakan dia melihat UFO.

"Panjangnya sekitar 10 atau 15 meter, di tingkat puncak pohon," tambah Wassana.

Diminta untuk mengaktifkan kembali putarannya, Jaroen berputar perlahan di sekitar ruang tamu dengan kedua lengannya di luar, tetapi segera jatuh di lantai dengan wajah tampak bingung.

"Saya merasa pusing. Tapi ketika UFO memutarku, saya malah tidak merasa pusing sama sekali."

Wassana, yang berhenti dari pekerjaannya sebagai perawat untuk memperjuangkan pencarian mahluk luar angkasa, mengatakan ayahnya terus menerima pesan telepati selama bertahun-tahun.

"Sebelum ayah saya meninggal [pada tahun 2000], dia mengajari kami cara berkomunikasi dengan alien," tambahnya.

Hari ini, dia mengatakan lebih dari 100 orang Thailand lainnya memiliki kemampuan yang sama setelah berlatih dengannya.

Para pencari UFO berkirim pesan di grup Facebook UFOKaoKala. Beberapa anggota bersikeras telah melihat alien dan pesawat ruang angkasa di daerah tersebut.


RRN/CNNI