Air Baku Terus Bertambah, PDAM Bengkalis Operasikan Dua IPA

Administrator - Senin,02 September 2019 - 13:58:00 wib
Air Baku Terus Bertambah, PDAM Bengkalis Operasikan Dua IPA
Waduk PDAM Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis.cakaplah.com pic

BENGKALIS : PDAM Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis mulai mengoperasikan 2 Instalasi Penggolahan Air (IPA) A dan B menyusul terus bertambahnya air baku di waduk miliknya.

Dua IPA ini memiliki kapasitas masing-masing 20 liter/detik dan 30 liter/detik.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras dan usaha tim PDAM di lapangan selama ini, saat ini mulai kemarin kita sudah operasikan 2 IPA. Mudah-mudahan distribusi air ke pelanggan bisa optimal," kata Direktur PDAM Tirta Terubuk Bengkalis, Jufrizal SE seperti sitat cakaplah.com, Senin (2/9/2019).

Mantan Direktur PDAM Tirta Wampu kabupaten Langkat, Sumatera Utara ini menjelaskan, kemarau yang melanda Riau dan Bengkalis satu bulan terakhir ini membuat PDAM hanya bisa mengoperasikan 1 IPA, yakni IPA B.

Kendati hanya mengoperasikan 1 IPA B yang berkapasitas 30 liter/detik, PDAM terus melakukan upaya dan mencarikan solusi agar distribusi air ke masyarakat dan pelanggan tetap lancar.

Dan berkat arahan dari Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis, H Bustami HY serta instansi terkait dan stakeholder yang ada, PDAM melakukan normalisasi terhadap waduk. Sebab kondisi waduk sudah sangat dangkal.


"Sesuai arahan, kita juga sudah melakukan koordinasi yang intens bersama PT Meskom sebagai pihak penyuplai air baku ke waduk PDAM di Wonosari. Alhamdulilah, air baku di waduk kita terus bertambah, sehingga kita bisa mengoperasikan tanbahan IPA A dengan kapasitas 20 liter/detik," ujarnya.

Dengan berangsur normalnya operasional PDAM, yakni 50 liter/detik, Jufrizal berharap distribusi air bersih ke masyarakat dan pelanggan bisa berangsur normal dan masyarakat bisa menikmati air bersih sebagai kebutuhan dasar.

"Kita minta maaf terhadap layanan PDAM satu bulan terakhir ini. Ini merupakan tantangan kita kedepan. Sebab, wilayah kita memang bukan merupakan sumber air baku. Mudah-mudahan dengan kejadian ini, menjadi pembelajaran dan cambuk bagi kita semua, dalam membangun infrastruktur, terutama air bersih yang baik dan benar. Sehingga problem tahunan tidak terulang kembali. Kita juga meminta dukungan semua pihak dalam berjuang membangun PDAM agar lebih baik," pungkasnya.


RRN/CKP