Iwan Budianto: Butuh Orang "Gila" Urus PSSI

Administrator - Selasa,23 Juli 2019 - 10:55:42 wib
Iwan Budianto: Butuh Orang
Iwan Budianto. cakaplah.com pic

PEKANBARU : Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Iwan Budianto mengatakan butuh orang "gila" dalam mengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI di Indonesia untuk memajukan sepakbola.

 

"Pengurus sepakbola harus diisi oleh orang-orang gila tapi waras. Gilanya karena kecintaannya kepada sepakbola, mau mengeluarkan uang walaupun itu untuk hal-hal sekunder. Tapi percayalah mengurus sepakbola bisa masuk surga," ungkapnya seperti sitat cakaplah.com, Selasa (23/7/2019).

Karena itu, Iwan Budianto berharap pengurus Asprov PSSI untuk bekerja mengurus organisasi dengan niat sebagai ibadah.

"Niatkan ini sebagai ibadah cinta dan ikhlas, serta jalankan organisasi (PSSI) angkat persepakbolaan Indonesia umumnya dan Riau khususnya. Yang lain-lain saya yakin akan dapat, baik itu popularitas, rezeki, koneksi dan lainnya," pintanya.


Selain itu, Iwan menyatakan PSSI punya mimpi bagaimana bisa lolos di Olimpiade 2020. Karena itu dia berharap kesuksesan Asprov PSSI tidak hanya berhasil menyelenggarakan liga tiga tapi harus lebih dari itu.

"Kami berharap betul perpanjangan kami di daerah yakni Asprov PSSI dapat mensupport cita-cita itu. Banyak yang bisa dilakukan, tidak hanya melakukan Liga Tiga dan Dua, tapi bisa mengadakan pelatihan dan kursus-kursus untuk pemain, pelatih dan wasit," cakapnya.

Disamping itu, Iwan juga berharap kepada Gubernur Riau untuk men-support Asprov PSSI Riau semaksimal mungkin. Karena menurutnya hal-hal seperti itu masih memungkin untuk dibantu oleh pemerintah daerah.

"Tapi kami (PSSI) di pusat, pertanggungjawabannya dan nominal bantuan yang kita ajukan persentasenya cukup jauh. Kalau di daerah hal-hal itu masih memungkinkan," ujarnya.


Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, minat maupun prestasi sepakbola di Riau boleh dikatakan lemah sekali. Sebab sepakbola di Riau tidak seperti dulu lagi.

"Di daerah juga seperti itu, kebetulan saya dulu dari Siak tidak seperti dulu lagi. Setelah dulu Pemda boleh membantu, sekarang menyusut. Sepertinya anak-anak tak bergairah mengikuti pertandingan sepakbola," ungkapnya.

Karena itu, mantan Bupati Siak dua periode ini berharap ke depan mulai anak usia dini bisa mengikuti event sepakbola.

"Kami siap bekerjasama dengan DPRD Riau, bagaimana ke depan memajukan persepakbolaan di Riau. Sehingga anak-anak kita bisa hadir semua event-event sepakbola baik regional dan nasional," tukasnya.


RRN/CKP