Dibuka Wabup, Pasar Murah Pemkab Rohil Diserbu Warga

Administrator - Rabu,22 Mei 2019 - 11:01:11 wib
Dibuka Wabup, Pasar Murah Pemkab Rohil Diserbu Warga
Ketua TP PKK Rohil Hj Wan Mardiana Suyatno menyerahkan sembako yang dibeli masyarakat. F Amran

ROHIL : Bupati Rohil H Suyatno, diwakili Wabup Rohil Drs H Jamiludin, Selasa, 21 Mei 2019 membuka secara resmi Pasar Murah Pemkab Rohil 2019, dalam rangka  antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok pada Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1440 H/2019, di Lapangan Perteba, Jalan Perwira, Kota Bagansiapiapi.

 

Wabup Rohil Drs H Jamiludin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pasar Murah, dalam rangka operasi pasar pada Ramadan dan jelang Idul Fitri 1440 H/2019. Usai di buka Wabup, pasar murah langsung di serbu warga, yang sudah berjam-jam menunggu di dalam dan di luar Lapangan Perteba.

"Dengan mengucapkan bismillahi rohmani rohim, atas nama Pemkab Rohil, Pasar Murah ini secara resmi saya buka. Semoga sembako pasar murah ini bermanfaat bagi semua," kata Wabup Rohil H Jamiludin.


Wabup Jamiludin juga menyampaikan harapan kepada masyarakat agar memanfaatkan pasar murah dengan membeli kebutuhan pokok yang dianggap perlu. "Harapan kita semoga pelaksanaan sembako pasar murah ini bisa berjalan tertib. Nikmati berbelanja dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujar Wabup.

Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil H Surya Arfan mengatakan Pemkab Rohil bersama APKASINDO, PT Ivomas Mitha Mitra Jaya, PT Bahana Nusa Interindo (Bani), dan PKK Rohil, menyediakan 10 ton beras, 1.000 kg minyak goreng kemasan, 2 ton gula pasir, 500 papan telur, 500 botol sirup orange, dan 550 gas elpiji 3 kg.

"Jika tidak habis hari ini, besok (Kamis, 22 Mei 2019) dijual. Tak habis jual terus,  sampai habis. Rata-rata tiap produk yang dijual 25 persen di bawah harga pasar," kata Sekda H Surya Arfan.


Pelaksanaan pasar murah di bulan Ramadhan, jelas Sekda, akan terus dilanjutkan setiap tahun. "Tentunya kita harapkan program tahunan ini semakin baik. Sedikitnya untuk membantu masyarakat," jelas Sekda.

Sistim penjualan terdiri dari paket dan non paket. Tiap paket terdiri dari 2 botol sirup, 2 kg gula, 3 kg minyak goreng, 5 pcs mie instan, dan 2 kg tepung terigu dijual Rp75 ribu. Sedangkan penjualan non paket, gula Rp10 ribu/kg, tepung terigu Rp10 ribu/kg, 5 pcs mie instan Rp10 ribu, telur Rp30 ribu/papan, gas elpiji subsidi Rp18.500/tabung, beras Rp90 ribu isi 10 kg, dan sirup Rp10 ribu/ botol.


RRN/Amr